Politik & Pemerintahan

Digitalisasi Parkir di Medan Segera Diuji Coba, Rico Waas Sambut Kolaborasi Bank Sumut untuk Tekan Kebocoran PAD

7
×

Digitalisasi Parkir di Medan Segera Diuji Coba, Rico Waas Sambut Kolaborasi Bank Sumut untuk Tekan Kebocoran PAD

Sebarkan artikel ini

Pemko Medan dukung sistem parkir berbasis QR Code dinamis demi transparansi, akuntabilitas, dan optimalisasi pendapatan daerah

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan Direktur TI dan Operasional Bank Sumut bersama jajaran di Balai Kota Medan dalam pembahasan kerja sama digitalisasi parkir, Selasa (10/3/26). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

MEDAN, kedannews.co.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut positif tawaran kerja sama dari Bank Sumut terkait penerapan digitalisasi sistem parkir di Kota Medan. Langkah ini dinilai strategis dalam mendorong transparansi serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.

Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima kunjungan silaturahmi Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofyan, bersama jajaran di Balai Kota Medan, Selasa (10/3/26).

Dalam pertemuan itu, pihak Bank Sumut memaparkan konsep digitalisasi parkir berbasis teknologi QR Code dinamis. Sistem ini memungkinkan seluruh transaksi parkir tercatat secara digital, sehingga dapat dipantau secara real-time oleh pemerintah daerah.

Selain itu, sistem tersebut juga dirancang untuk memuat informasi terkait titik parkir, besaran tarif, hingga identitas juru parkir yang bertugas, sehingga dinilai mampu meminimalisir potensi kebocoran pendapatan.

Menanggapi pemaparan tersebut, Rico Waas yang didampingi sejumlah pejabat Pemko Medan, menyatakan bahwa pemerintah kota terbuka terhadap berbagai inovasi yang berdampak positif bagi pelayanan publik.

“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini. Digitalisasi parkir tentu menjadi langkah yang baik untuk meningkatkan transparansi pengelolaan parkir sekaligus meminimalisir kebocoran pendapatan daerah,” ujar Rico Waas.

Ia juga menegaskan bahwa pada prinsipnya Pemko Medan mendukung transformasi digital, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas layanan publik serta tata kelola keuangan daerah yang lebih akuntabel.

Sementara itu, Sandhy Sofyan menjelaskan bahwa Bank Sumut berencana memulai uji coba (pilot project) digitalisasi parkir di Kota Medan setelah Idulfitri. Ia menyebutkan, Medan ditargetkan menjadi kota pertama di Sumatera Utara yang menerapkan sistem tersebut secara bertahap.

Menurutnya, selain pengembangan sistem parkir digital, Bank Sumut juga tengah mendorong transformasi menjadi bank transaksional melalui program satu juta merchant. Program ini bertujuan memperluas ekosistem pembayaran digital di daerah.

Tidak hanya itu, Bank Sumut juga membuka peluang pembiayaan bagi juru parkir guna mendukung operasional mereka dalam sistem digital. Skema ini diharapkan dapat membantu para juru parkir beradaptasi dengan teknologi sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pengelolaan parkir di Kota Medan dapat berjalan lebih tertata, transparan, serta memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap pendapatan daerah.