Medan, kedannews.co.id – Kabar duka datang dari dunia pers di Sumatera Utara. Mantan Pemimpin Redaksi Harian Analisa, H. Soffyan, meninggal dunia pada Sabtu sore (7/3/2026).
Almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan Sampali, Kota Medan, sebelum kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Thamrin, Medan, pada Minggu (8/3/2026) setelah pelaksanaan salat Zuhur.
Sejumlah tokoh pers, wartawan, serta keluarga dan kerabat hadir untuk melayat dan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Tampak hadir di antaranya Ketua PWI Sumatera Utara H. Farianda Putra Sinik, Pemimpin Redaksi Harian Analisa H. War Djamil, pengacara Hasrul Benny Harahap, serta wartawan dan karyawan Harian Analisa.
Keluarga besar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara juga turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Ketua DPW IMO Indonesia Sumut yang juga Pimpinan Redaksi Penasumut.id, HA Nuar Erde, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum.
Menurutnya, kepergian H. Soffyan merupakan kehilangan besar bagi dunia jurnalistik, khususnya di Sumatera Utara. Ia menilai almarhum sebagai sosok wartawan senior yang telah memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan pers di daerah ini.
“Beliau merupakan sosok wartawan senior yang banyak memberikan kontribusi bagi dunia jurnalistik di Sumatera Utara,” ujar HA Nuar Erde.
Ia juga mengenang momen kebersamaan antara DPW IMO Indonesia Sumut dengan almarhum saat peringatan Hari Pers Nasional tahun 2025, ketika jajaran organisasi tersebut berkunjung ke kediaman H. Soffyan.
Dalam pertemuan itu, almarhum banyak berbagi pengalaman tentang perjalanan kariernya di dunia jurnalistik, mulai dari awal menjadi wartawan hingga akhirnya menjabat sebagai pemimpin redaksi Harian Analisa.
“Beliau menceritakan pengalamannya mulai dari nol sebagai wartawan, bahkan sempat bertugas di Kantor Berita Antara Medan. Beliau juga berpesan agar wartawan saat ini harus melek teknologi dan mampu berbahasa Inggris agar tidak tertinggal,” kenang Nuar Erde.
Menurutnya, almarhum juga tampak terharu karena pada saat peringatan Hari Pers Nasional tersebut hanya keluarga besar DPW IMO Indonesia Sumut yang datang berkunjung untuk bersilaturahmi.
“Beliau merasa bangga karena wartawan-wartawan muda datang mengunjunginya sebagai bentuk penghormatan kepada senior,” katanya.
Nuar Erde pun mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta segala dosa-dosanya diampuni.
“Semoga almarhum Bapak H. Soffyan husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi duka tersebut.
“Setiap manusia pasti akan kembali kepada Sang Pencipta. Kini almarhum telah pulang untuk selama-lamanya,” pungkasnya.












