TAPANULI TENGAH, kedannews.co.id β Kodam I/Bukit Barisan melalui Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) memastikan kegiatan belajar mengajar di dua sekolah di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, kembali berjalan normal pasca-bencana alam.
Dua sekolah yang telah dipulihkan tersebut yakni SMP Santu Fransiskus dan SMA ST. Fransiskus, setelah sebelumnya terdampak material sisa bencana.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, selesainya proses pembersihan dan perbaikan membuat seluruh fasilitas sekolah kini kembali layak digunakan oleh para siswa.
βDengan tuntasnya pembersihan, aktivitas belajar mengajar sudah dapat berlangsung normal dan aman,β ujarnya, Jumat (30/1/2026).
Menurut Asrul, kehadiran Satgas Gulbencal merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan sarana pendidikan agar tidak mengganggu proses belajar para pelajar.
βTNI akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya memastikan fasilitas pendidikan dan umum lainnya segera difungsikan kembali pasca-bencana,β tegasnya.
Ia menjelaskan, pembersihan di SMP Santu Fransiskus dilakukan oleh personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah bersama Yon TP 905, dengan fokus pada ruang kelas, halaman sekolah, perlengkapan belajar, kamar mandi, pagar, hingga pengecatan ruang guru dan kelas.
Sementara itu, di SMA ST. Fransiskus, personel Babinsa Kodim 0211/TT bersama Yon TP 905/TS membersihkan ruang belajar, dapur asrama, ruang makan, kamar tidur, teras, serta meja dan kursi sekolah.
βSelain pembersihan, juga dilakukan pengecatan ruangan, normalisasi parit, pembersihan kamar mandi, serta perataan halaman sekolah menggunakan alat berat,β jelasnya.
Berbagai peralatan manual hingga alat berat dikerahkan guna mempercepat pemulihan, sehingga lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan dipastikan terus bekerja maksimal untuk menyelesaikan penanganan dampak bencana alam di wilayah Tapanuli Tengah.












