Politik & Pemerintahan

Komisi III DPRD Medan Agendakan RDP dengan Direksi Baru BUMD

0
×

Komisi III DPRD Medan Agendakan RDP dengan Direksi Baru BUMD

Sebarkan artikel ini

Tiga BUMD milik Pemko Medan, yakni PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH), mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo T.R. Pardede. (kedannews.co.id/istimewa)

MEDAN, kedannews.co.id – Komisi III DPRD Kota Medan berencana segera memanggil jajaran direksi yang baru dilantik pada tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Medan. Pemanggilan tersebut akan dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas program kerja dan strategi pengembangan perusahaan.

Ketua Komisi III DPRD Medan, Salomo T.R. Pardede, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja perusahaan daerah. Menurutnya, DPRD perlu mengetahui secara langsung arah kebijakan dan inovasi yang akan dilakukan oleh direksi baru.

β€œKami ingin mendengar secara langsung program yang akan dijalankan untuk memajukan perusahaan. Nantinya, setiap rencana yang disampaikan akan kami evaluasi hingga benar-benar terealisasi,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Ia berharap tiga BUMD milik Pemko Medan, yakni PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH), mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah. Salomo menilai, ketiga perusahaan tersebut memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional dan inovatif.

Menurutnya, selama ini beberapa BUMD, khususnya PUD RPH dan PUD Pembangunan, menghadapi berbagai persoalan manajemen yang berdampak pada kinerja perusahaan. Bahkan, kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan usaha.

β€œDibutuhkan pimpinan yang kreatif dan mampu menghadirkan terobosan baru. Dengan manajemen yang lebih baik, perusahaan daerah bisa kembali sehat dan berkembang,” katanya.

Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang masih terjadi di tubuh PUD Pasar, mulai dari pelayanan hingga pengelolaan aset. Karena itu, direksi baru diharapkan segera melakukan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat meningkat tanpa mengabaikan aspek profit.

Salomo menegaskan, keseimbangan antara pelayanan publik dan keuntungan perusahaan menjadi kunci keberhasilan BUMD. Komisi III, lanjutnya, siap memberikan dukungan, masukan, serta saran kepada jajaran direksi dalam menjalankan tugas.

β€œKami ingin ketiga BUMD ini tumbuh secara sehat, profesional, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan Kota Medan. Komisi III akan terus mendorong agar seluruh direksi bekerja maksimal,” pungkasnya.