Politik & Pemerintahan

Pernyataan PDIP Mengenai Jokowi di Luar Batas dan Tidak Sesuai Budaya Timur

6
×

Pernyataan PDIP Mengenai Jokowi di Luar Batas dan Tidak Sesuai Budaya Timur

Sebarkan artikel ini
Foto: Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional Muhammad Ikhyar Velayati di acara Timses di Kota Medan, Rabu (20/9/2023). (kedannews.com).

Jakarta, kedannews.com Ketum DPP Relawan Persatuan Nasional mengatakan pernyataan elit PDIP mengenai Presiden Jokowi sudah di luar batas dan berpotensi mengganggu stabilitas politik dan hukum yang dapat memicu perpecahan sesama anak bangsa.

“Pernyataan elit PDIP ke Jokowi sudah di luar batas, tidak sesuai dengan norma dan budaya timur, narasi yang di bangun cenderung menyerang yang berpotensi mengganggu stabilitas politik dan hukum yang dapat memicu perpecahan sesama anak bangsa menjelang pilpres,”  ungkap Ikhyar dalam rilis tertulisnya, Selasa (31/10).

Menurut Ikhyar pilpres adalah pesta demokrasi dan agenda rutin lima tahunan yang harus yang harus dibuat riang gembira.

“Pilpres ini adalah pesta demokrasi siklus lima tahunan untuk suksesi kekuasaan, siapapun yang terpilih adalah putra terbaik bangsa yang harus di dukung bersama, jadi jangan dibuat suasananya mencekam seakan akan mau perang,” jelas Ikhyar yang akrab disapa Bung Kesper.

Mantan Aktivis 98 yang malang melintang di dunia gerakan dan NGO ini berharap para capres-cawapres fokus saja kampanye visi misi kepada masyarakat.

“Capres-cawapres beserta timsesnya lebih baik fokus kampanye Visi-Misi dan program apa yang ditawarkan ke masyarakat jika nanti terpilih” sindir Ikhyar.

Ikhyar mengingatkan semua elit politik agar menghormati dan menghargai dan menjaga Marwah Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia yang sah dan konstitusional.

“Saya cuma mengingatkan semua orang, Jokowi adalah presiden yang dipilih oleh rakyat  Indonesia, dia milik rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat, dia bukan petugas partai apalagi milik segelintir golongan, jadi tolong setiap orang agar menghormati dan menjaga Marwahnya sebagai presiden Indonesia,” tegas Ikhyar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *