Berita Utama & HeadlineHukum & Kriminal

Polda Sumut Cek Ulang TKP Kematian Bripka Arfan di Pangururan

11
×

Polda Sumut Cek Ulang TKP Kematian Bripka Arfan di Pangururan

Sebarkan artikel ini

Medan, kedannews.comTim gabungan dari Polda Sumatera Utara (Sumut) mengecek ulang Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait pertama kali mayat Bripka AS (Arfan Saragih) ditemukan. Lokasi itu berada di Desa Siogung-ogung, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumut.

Bripka AS diketahui tewas usai menenggak racun. Namun kematian itu dinilai ganjal oleh keluarga.

“Iya, tim yang melakukan olah tempat kejadian perkara dan kami juga mengundang pengacara almarhum Bripka AS,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (27/6).

Hadi menjelaskan, pengecekan olah tempat kejadian perkara itu seperti pengambilan barang bukti dan reka ulang kondisi awal hingga akhir saat Bripka AS ditemukan tewas.

“Pengecekan kembali TKP sebagai tindak lanjut perintah Kapolda Sumut karena penanganan penyidikan dilimpahkan ke Direktorat Reskrimum Polda Sumut. Penyidik perlu melihat kembali kondisi awal TKP,” ujar dia.

Bukan hanya itu, pengecekan ulang TKP juga untuk melihat penyelidikan sebenarnya yang sebelumnya dilakukan oleh Satreskrim Polres Samosir. Lalu, tim dari dokter forensik akan menganalisis hasil visum penyebab kematian Bripka AS yang sebelumnya telah diketahui.

“Tim laboratorium forensik juga telah melakukan penelitian di TKP. Apakah ada petunjuk yang masih dapat dilakukan pemeriksaan forensik seperti bercak darah dan sisa barang bukti baik padat atau cairan,” ungkap Hadi.

Berdasarkan hasil pengecekan ulang TKP, polisi menemukan satu saksi yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu, kata Hadi, saksi mata tersebut melihat sepeda motor milik Bripka AS sudah hampir dua hari berada di lokasi kejadian.

“Saksi juga tidak curiga karena perkiraan sepeda motor itu milik anak muda yang (sedang) pacaran,” tutup Hadi.