Lingkungan, Sosial & Organisasi

Ratusan Nasi Dibagikan di Depan Lapas Kelas I Medan, Bantah Isu Miring yang Beredar

16
×

Ratusan Nasi Dibagikan di Depan Lapas Kelas I Medan, Bantah Isu Miring yang Beredar

Sebarkan artikel ini

Aksi sosial Lapas Kelas I Medan bersama mahasiswa dan masyarakat berlangsung di tengah sorotan publik soal tudingan negatif di media sosial

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan membagikan nasi kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Lembaga Pemasyarakatan No.27, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (23/1/2026). (kedannews.co.id/Aris)

Medan, kedannews.co.id – Di tengah beredarnya tudingan miring terhadap kinerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, aktivitas sosial justru berlangsung di depan institusi pemasyarakatan tersebut. Ratusan paket nasi bungkus dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Lembaga Pemasyarakatan No.27, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan sosial itu dilakukan seusai salat Jumat dan melibatkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas I Medan bersama pegawai, mahasiswa, serta masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu (KMMB) Sumatera Utara. Aksi tersebut menarik perhatian warga, yang tampak antusias menerima paket makanan.

Aktivitas ini dinilai kontras dengan sejumlah tudingan negatif yang sebelumnya beredar di ruang publik dan media sosial terkait Lapas Kelas I Medan. Sejumlah pihak menilai tudingan tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan fakta di lapangan, mengingat masih berjalannya berbagai kegiatan sosial dan pembinaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Usai kegiatan, Pelaksana Harian Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Andik Irawan, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pembenahan institusi.

“Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami mewakili Kepala Lembaga pemasyarakatan Kelas 1 Medan mengucapkan terima kasih atas kehadiran koalisi mahasiswa dan masyarakat bersatu Sumatera Utara dalam hal ini memberikan support dalam rangka peningkatan kinerja di Lapas 1 Medan. Sehingga harapan kami mahasiswa ini sebagai alat bahan intropeksi kami dalam meningkatkan kinerja kami sehingga isu-isu negatif yang ada selama ini di Lapas 1 Medan menjadi analisa kami dan isu positif yang membangun menjadi catatan sehingga menjadi motivasi mencapai kinerja kita yang lebih baik ya,” kata Plh Kalapas Andik Irawan, A.Md.IP., S.H., M.H., didampingi Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kepala Subbagian Kepegawaian, serta Kepala Subbagian Umum dan jajaran Lapas lainnya, Jumat siang (23/1/2026).

Sementara itu, Ketua Koordinator KMMB Sumatera Utara, Sutoyo, S.H., menegaskan bahwa kehadiran pihaknya ke Lapas Kelas I Medan merupakan bagian dari rangkaian koordinasi yang telah berlangsung selama sekitar satu bulan terakhir, termasuk dengan jajaran pengamanan. Ia menilai isu yang berkembang di media sosial lebih mengarah pada penggiringan opini, sementara kebenarannya belum dapat dipastikan secara utuh.

“Terima kasih. saya selaku Ketua Koordinator Koalisi Mahasiswa Masyarakat bersatu Sumatera Utara hari ini dalam rangka koordinasi pada Lapas Kelas 1 Medan yang jugaasi kepada kepala pengamanan di Lapas 1 Medan sudah berjangka 1 bulan. Nah, hari ini kita lihat mencuat isu-isu penggiringan opini di media sosial tentang menyangkut kinerja yang mungkin publik hari ini menilai untuk bicara tentang kebenarannya juga statusnya belum jelas karena hanya penggiringan opini,” ujar Sutoyo.

Ia menambahkan, selama beberapa bulan terakhir koordinasi berjalan, pihaknya melihat adanya berbagai kegiatan positif dan pendekatan humanis yang dilakukan oleh Lapas Kelas I Medan, baik dalam pembinaan warga binaan pemasyarakatan maupun dalam relasi dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa dan masyarakat, menurutnya, sekaligus menjadi bukti bahwa Lapas membuka ruang kontrol sosial secara terbuka.

“Dan hari ini dengan hadirnya kami di Lapas Kelas 1 Medan membuktikan bahwa Lapas Kelas 1 Medan membuka ruang sebesar-besarnya bagi kontrol sosial ataupun dalam hal ini mahasiswa ataupun masyarakat yang memang memiliki informasi apapun,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, KMMB Sumut juga menyerahkan apresiasi dan kenang-kenangan sebagai bentuk dukungan moral, serta mendorong agar kolaborasi antara Lapas, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus berlanjut secara transparan dan berintegritas. Sutoyo turut mengimbau publik agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik, sekaligus memastikan proses pembinaan dan pelayanan di Lapas Kelas I Medan berjalan sesuai ketentuan dan prinsip akuntabilitas.