SERDANG BEDAGAI, kedannews.co.id – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengubah pola pelaksanaan Safari Ramadan tahun 1447 Hijriah dengan menyasar pondok pesantren sebagai lokasi kunjungan. Program tersebut diawali dengan pelepasan lima tim Safari Ramadan oleh Bupati Sergai Darma Wijaya di halaman Masjid Agung Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Senin (2/3/2026) petang.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Suwanto Nasution, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah peliput berita. Lima tim Safari Ramadan tersebut kemudian diberangkatkan menuju sejumlah pondok pesantren yang telah ditetapkan sebagai lokasi kunjungan.
Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Sergai Darma Wijaya dengan anggota dari unsur Forkopimda, OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta peliput berita. Tim ini melaksanakan Safari Ramadan perdana di Pondok Pesantren Darut Thalibin, Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah.
Sementara Tim II dipimpin Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan dengan tujuan Pondok Pesantren Zakiyun Najah di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah. Tim III dipimpin Sekdakab Sergai Suwanto Nasution yang mengunjungi Pondok Pesantren Tahfiz Al-Qur’an Abdullah Al Busyroni, Sei Rampah.
Selain itu, Tim IV dan Tim V dipimpin oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang turut melaksanakan Safari Ramadan ke sejumlah pesantren lainnya di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan Tim I di Pondok Pesantren Darut Thalibin, Bupati Darma Wijaya menyampaikan bahwa pendekatan Safari Ramadan tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang umumnya dilakukan di masjid bersama masyarakat.
“Pada tahun ini, momen Safari Ramadan agak berbeda. Biasanya kita ke masjid dan bertemu masyarakat. Tahun ini kita hadir ke pesantren-pesantren untuk memotivasi anak-anak kita yang ada di pesantren,” ujar Bupati Darma Wijaya.
Ia menilai para santri tidak hanya diarahkan untuk mendalami ilmu agama, tetapi juga didorong mengembangkan bakat dan potensi di berbagai bidang.
“Mindset anak-anak pesantren harus kita ubah. Mereka bisa menjadi pegawai negeri, pengusaha, anggota TNI/Polri, bahkan menjadi bupati dan wali kota. Mereka adalah calon pemimpin masa depan,” tandasnya.
Di lokasi berbeda, Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan yang memimpin Tim II menyebutkan bahwa Safari Ramadan ke pondok pesantren merupakan bagian dari inovasi pemerintah daerah dalam memperkuat hubungan dengan lembaga pendidikan keagamaan.
“Kegiatan safari Ramadan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemkab Sergai dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan serta membangun sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan di daerah,” katanya.
Ia juga menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berilmu, serta memiliki daya saing di masa depan.
“Kami akan terus berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan religius,” ujarnya.
Sementara itu, Sekdakab Sergai Suwanto Nasution yang memimpin Tim III melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tahfiz Al-Qur’an Abdullah Al Busyroni, Sei Rampah, pada Senin (2/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda kunjungan, tetapi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, serta para santri.
“Anak-anak pesantren harus menjadi contoh yang baik, mengamalkan Al-Qur’an dan hadis yang dipelajari di sini,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa para santri memiliki peluang yang sama untuk berkiprah di berbagai bidang profesi dan kepemimpinan.
“Santri tidak hanya menjadi guru atau ustaz. Santri bisa menjadi pengusaha, anggota TNI, Polri, bahkan menjadi bupati atau sekda. Yang penting memiliki tekad, disiplin, dan akhlak yang baik,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi kepada para santri, Sekdakab juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan media sosial secara bijak di tengah derasnya arus informasi digital.
“Gunakan media sosial secara positif. Sampaikan kebaikan dan ajak teman serta keluarga untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak,” pesannya.
Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai juga menyerahkan bingkisan kepada pesantren yang dikunjungi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan, salat berjamaah, serta makan malam bersama antara jajaran pemerintah daerah, pengurus pesantren, dan para santri.
Melalui pelaksanaan Safari Ramadan yang menyasar pondok pesantren ini, pemerintah daerah berharap dapat mempererat hubungan dengan lembaga pendidikan keagamaan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang religius, berkarakter, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah di masa mendatang.












