Politik & Pemerintahan

Terima Bantuan Rp1,153 Miliar dari Kepri, Wagub Sumut Surya: Bantuan Ini Sangat Berarti

4
×

Terima Bantuan Rp1,153 Miliar dari Kepri, Wagub Sumut Surya: Bantuan Ini Sangat Berarti

Sebarkan artikel ini

Solidaritas Antarprovinsi Perkuat Penanganan Bencana di Sumatera Utara

Wakil Gubernur Sumut Surya menerima bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Sumut dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang diserahkan oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris di Posko Tanggap Darurat Bencana Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Senin (22/12/2025). (kedannews.co.id / Foto : Istimewa).

MEDAN, kedannews.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumut. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura kepada Wakil Gubernur Sumut Surya di Posko Darurat Bencana Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Senin (22/12/2025).

Bantuan kemanusiaan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian masyarakat Kepri terhadap masyarakat Sumut yang terdampak bencana. Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana penuh empati dan kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sumut Surya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau serta seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan bagi Sumut. Ia menegaskan bahwa bantuan yang terus berdatangan menunjukkan bahwa Sumut tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini.

“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Pemerintah Kepulauan Riau. Bantuan ini sangat berarti dan menunjukkan bahwa kami tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ucap Surya.

Surya kemudian memaparkan kondisi terkini bencana alam yang melanda Sumatera Utara sejak 25 November 2025. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 14 kabupaten dan 5 kota terdampak bencana, dengan fokus perhatian utama berada di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga, yang hingga kini masih mengalami dampak signifikan.

Secara tidak langsung, Surya juga menyampaikan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah aksesibilitas ke sejumlah wilayah terdampak. Masih terdapat desa-desa yang terisolasi akibat terputusnya akses jalan.

“Masih ada desa yang terisolasi karena akses jalan terputus, dan bantuan akan terus kami dorong ke sana,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa distribusi logistik terus dilakukan setiap hari melalui posko-posko di tingkat kecamatan guna meringankan beban pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Hingga kini, total bantuan logistik yang telah disalurkan mencapai 608,95 ton, yang berasal dari Posko Utama sebanyak 298,11 ton dan Lanud Soewondo sebesar 310,84 ton.

Terkait data korban, Surya menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun hingga saat ini, tercatat 370 orang meninggal dunia, 72 orang masih dalam pencarian, 242 orang mengalami luka-luka, serta 3.066 Kepala Keluarga (KK) terdampak dan mengungsi.

Pemprov Sumut, lanjut Surya, memastikan seluruh bantuan keuangan dan logistik akan segera disalurkan secara tepat sasaran, terutama ke wilayah-wilayah yang hingga kini masih berstatus darurat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan rasa duka mendalam dari seluruh masyarakat Kepulauan Riau kepada masyarakat Sumut yang terdampak bencana. Ia mengajak seluruh elemen untuk terus bergotong royong dan berlomba-lomba dalam kebaikan demi mempercepat proses pemulihan.

“Kami mengajak semua pihak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan agar pemulihan di daerah terdampak bisa berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Total bantuan yang diserahkan oleh Pemprov Kepri mencapai Rp1,153 miliar. Bantuan tersebut terdiri atas kontribusi Pemprov Kepulauan Riau sebesar Rp500 juta, Baznas Kepri Rp200 juta, donasi masyarakat Kepri Rp400 juta, serta donasi masyarakat Kabupaten Lingga sebesar Rp53 juta.

“Kami mendoakan yang terbaik agar saudara-saudara kita di Sumut secepatnya bisa kembali pulih dan beraktivitas normal. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” tutur Nyanyang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *