Politik & Pemerintahan

Terobosan Digital Medan: Walikota Bobby Afif Nasution Resmikan Lima Aplikasi Inovatif untuk Kemudahan Masyarakat

8
×

Terobosan Digital Medan: Walikota Bobby Afif Nasution Resmikan Lima Aplikasi Inovatif untuk Kemudahan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pidato Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, di acara Medan Festival Kuliner, Kitchen Of Asia yang diadakan di Lapangan Benteng Medan pada Selasa, 10 September 2024. (kedannews.com/foto:ist).
Pidato Walikota Medan, Bobby Afif Nasution, di acara Medan Festival Kuliner, Kitchen Of Asia yang diadakan di Lapangan Benteng Medan pada Selasa, 10 September 2024. (kedannews.com/foto:ist).

MEDAN, kedannews.com – Kota Medan melangkah ke era digital dengan penuh semangat melalui peluncuran lima aplikasi terbaru yang bertujuan untuk memudahkan kehidupan masyarakat dan meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Acara peluncuran yang digelar pada Selasa, 10 September 2024, di Medan Festival Kuliner, Kitchen Of Asia, Lapangan Benteng Medan, diresmikan langsung oleh Walikota Medan, Bobby Afif Nasution.

Lima aplikasi inovatif ini dirancang untuk mempermudah berbagai aspek administrasi dan investasi di Kota Medan, masing-masing memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Berikut adalah detail dari aplikasi yang diluncurkan:

  1. SEMPOA (Sistem Monitoring dan Evaluasi Pemberian Dana Hibah): Inovasi ini dikembangkan oleh Andy Mario Siregar, AP, S.Sos, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Medan. SEMPOA adalah platform digital yang mempermudah proses pengawasan dan evaluasi dana hibah. “SEMPOA akan memudahkan organisasi kemasyarakatan dalam pendaftaran, pengajuan hibah, dan pelaporan kegiatan yang menggunakan dana hibah dari pemerintah,” jelas Andy Mario Siregar saat peluncuran.
  2. SI MEDAN PANTAS (Sistem Informasi Medan Pintar dan Terpadu): Diciptakan oleh Nurbaiti Harahap, S.Sos, MAP, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan, aplikasi ini menawarkan informasi interaktif tentang potensi investasi dan peluang bisnis di Kota Medan. Nurbaiti Harahap menambahkan, “Dengan dukungan 10 bahasa internasional, aplikasi ini mempermudah pelaku usaha asing dalam mencari peluang investasi di Medan.”
  3. PEKA (Persetujuan Konstruksi Efektif dan Akurat): Alexander Sinulingga, S.STP, M.Si, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, memperkenalkan PEKA sebagai solusi untuk mempercepat proses persetujuan bangunan. “Inovasi ini mengurangi waktu proses dari 28 hari menjadi hanya 10 hari, dengan catatan berkas sudah lengkap dan sesuai,” ungkap Alexander Sinulingga.
  4. PAK DAMKAR (Pusat Aplikasi Kejadian Pemadaman Kebakaran): Muhammad Yunus, S.STP, Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, meluncurkan aplikasi ini untuk memfasilitasi laporan kejadian kebakaran secara real-time. “PAK DAMKAR memungkinkan masyarakat melaporkan kejadian kebakaran dan membantu dalam meningkatkan kecepatan respon petugas damkar,” kata Muhammad Yunus.
  5. SIPKOMEN (Sistem Informasi Pariwisata Kota Medan): Yuda Pratiwi Setiawan, S.STP, M.SP, saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, memperkenalkan SIPKOMEN yang memanfaatkan teknologi augmented reality dan virtual reality untuk memberikan informasi mengenai destinasi wisata, hotel, dan kuliner di Medan. “SIPKOMEN bertujuan untuk memberikan pengalaman interaktif kepada wisatawan dan mempermudah mereka dalam merencanakan perjalanan,” ujar Yuda Pratiwi Setiawan.

Alexander Sinulingga menjelaskan bahwa PEKA bertujuan untuk mengurangi waktu birokrasi yang sebelumnya menghambat proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). “Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses pengurusan PBG akan menjadi lebih cepat dan efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Nurbaiti Harahap menjelaskan bahwa SI MEDAN PANTAS tidak hanya berfungsi untuk memberikan informasi investasi tetapi juga memudahkan pelaku UMKM dalam menghubungkan data perusahaan mereka dengan pihak luar. “Kami berharap aplikasi ini akan meningkatkan minat investasi di Kota Medan dengan memberikan data yang lengkap dan mudah diakses,” ungkapnya.

Peluncuran lima aplikasi ini menandai komitmen Kota Medan dalam memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *