TNI & Polri / Keamanan & Pertahanan

TNI Turunkan Puluhan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir Bandang Aceh Utara

11
×

TNI Turunkan Puluhan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir Bandang Aceh Utara

Sebarkan artikel ini

Proses pembersihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel dan warga serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi

TNI menggunakan alat berat membersihkan kayu sisa bencana di Aceh Utara (kedannews.co.id/Dokumen TNI AD)

Aceh Utara, kedannews.co.id – TNI mengerahkan puluhan alat berat untuk membersihkan tumpukan kayu sisa banjir bandang yang menutup akses jalan dan permukiman warga di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Material kayu tersebut selama ini menghambat aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan bahaya lanjutan.

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal mengatakan, tumpukan kayu paling parah berada di Dusun Pante Reusip dan Dusun Pante Seupeng.

“Tumpukan kayu yang menutupi sejumlah titik khususnya di Dusun Pante Reusip dan Dusun Pante Seupeng sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Selain menghambat akses jalan, material tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan warga, merusak fasilitas umum, serta memperparah risiko banjir susulan apabila tidak segera ditangani,” kata Teuku Mustafa Kamal, Minggu (25/1/2026).

Pembersihan dimulai sejak Sabtu (24/1/2026). Personel TNI dari Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara bersama operator alat berat melakukan pengangkutan dan penataan kayu yang menutup badan jalan serta area permukiman warga.

Proses pembersihan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel dan warga serta menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi. Sejumlah jenis alat berat dikerahkan untuk mempercepat pembukaan akses jalan desa.

Kegiatan tersebut melibatkan lintas instansi, antara lain Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Yonzipur 5/ABW, serta dukungan anggota DPR RI dari Partai Gerindra. Perangkat desa setempat juga berperan aktif membantu koordinasi dan mengimbau warga agar tidak mendekati area kerja.

“Selain membersihkan tumpukan kayu yang menutup jalan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memulihkan kembali akses utama yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti ke ladang, ke sekolah, dan ke pusat perekonomian desa,” ujar Mustafa.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembersihan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, sekaligus wujud sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

“Diharapkan setelah selesainya proses pembersihan tumpukan kayu tersebut, aliran sungai dan akses jalan di Desa Geudumbak dapat kembali berfungsi normal, risiko bencana susulan dapat diminimalisir, serta kehidupan masyarakat setempat berangsur pulih menuju kondisi yang lebih aman dan nyaman,” jelasnya.