Medan, kedannews.com – Sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Utara memberi masukan, saran dan harapan kepada calon Presiden RI 2024 Anies Rasyid Baswedan yang disampaikan melalui Geisz Chalifah, staf khusus Anies Rasyid Baswedan yang hadir pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) relawan Sahabat Anies Sumatera Utara, Jum’at malam (24/02/2023) di Sekretariat Sahabat Anies Sumatera Utara Jalan Martimbang No. 2 Medan.
Dalam pengantar diskusi, Ketua Sahabat Anies Sumatera Utara H, Syarifuddin Siba, SH, MH mengatakan bahwa sebenarnya Sahabat Anies Sumatera Utara dalam pertemuan dengan Anies Rasyid Baswedan pada bulan Juli tahun lalu sudah menyampaikan secara lengkap persoalan geopolitik di Sumatera Utara diantaranya kesenjangan pembangunan antara Pantai Timur Sumatera Utara dengan kawasan Pantai Barat Sumatera Utara.
“Selama ini pembangunan di kawasan Pantai Timur Sumatera Utara sangat tertinggal dibandingkan pembangunan di kawasan Pantai Barat Sumatera Utara. Ini dirasakan masyarakat Pantai Timur sebagai ketidakadilan, oleh karena itu jika Insya Allah Pak Anies jadi Presiden Indonesia kami berharap Pak Anies memperhatikan hal ini,” kata Siba lagi.
Wakil Ketua Sahabat Anis Sumatera Utara OK Zulkarnain, SH, MH menambahkan bahwa kehidupan masyarakat Pantai Timur yang umumnya nelayan juga sangat memprihatinkan. Selama ini banyak kebijakan pemerintah pusat yang kurang berpihak kepada peningkatan kesejahteraan nelayan.
“Diantaranya minimnya bantuan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Pantai Timur dan banyaknya perizinan dalam bidang kemaritiman yang menghambat peningkatan kesejahteraan nelayan. Harapan kami hal ini bisa dibenahi nanti oleh Pak Anies,” kata Mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Pemprovsu ini.
Sementara itu Ketua Jarnas Kota Medan Muhammad Arif, SE, MM mengatakan bahwa selama ini kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan juga tidak adil. “Sekolah negeri mendapat bantuan cukup besar dan uang sekolah digratiskan. Sementara sekolah swasta dibiarkan berjuang membiayai operasional sekolahnya. Diharapkan ketika Pak Anies jadi presiden, ketidakadilan ini bisa dihilangkan dengan menyamakan fasilitas bantuan pemerintah untuk sekolah swasta disamakan dengan sekolah negeri,” kata Ketua BMPS Kota Medan ini.












