Politik & PemerintahanRagam Daerah & Inspirasi Lokal

Wagub Sumut: Serdang Bedagai Lahir dari Sejarah Panjang Peradaban Melayu dan Kearifan Lokal yang Kuat

11
×

Wagub Sumut: Serdang Bedagai Lahir dari Sejarah Panjang Peradaban Melayu dan Kearifan Lokal yang Kuat

Sebarkan artikel ini

Surya Menegaskan Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat Sebagai Kunci Percepatan Pembangunan yang Berkelanjutan

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menerima potongan tumpeng saat menghadiri Resepsi Hari Jadi Ke-22 Tahun Kabupaten Serdangbedagai, di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (7/1/2026). (kedannews.co.id/Aris)

SERGAI, kedannews.co.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus ditopang sinergi kolektif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Surya saat menghadiri resepsi perayaan Hari Jadi ke-22 Serdang Bedagai yang digelar di halaman Kantor DPRD Sergai, Seirampah, Rabu (7/1/2026). Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Sergai Darma Wijaya, Wakil Bupati Adlin Tambunan, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta para tokoh pemekaran Kabupaten Sergai.

Dalam sambutannya, Surya menyinggung sejarah panjang berdirinya Serdangbedagai yang lahir dari akar peradaban Melayu dan kearifan lokal yang kuat.

“Serdangbedagai lahir dari sejarah panjang peradaban Melayu dan kearifan lokal yang kuat. Tema ‘Bersama Meraih Serdangbedagai Mantap, Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan’ menegaskan bahwa pembangunan membutuhkan sinergi kolektif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Surya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Surya turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Sergai. Ia menilai usia 22 tahun merupakan fase penting untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat fondasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Secara khusus, Surya juga memberikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu Sergai, seperti Tengku Erry Nuradi dan Soekirman, yang dinilainya berhasil menjaga kekompakan kepemimpinan hingga akhir masa jabatan. Keteladanan tersebut disebutnya penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan kesinambungan pembangunan.

Selain itu, Surya menegaskan komitmen Pemprov Sumut untuk terus mendampingi Sergai, terutama dalam isu mitigasi lingkungan dan perlindungan sosial, yang dinilai semakin krusial di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika sosial ekonomi.

Sementara itu, Bupati Sergai Darma Wijaya menyambut hangat kehadiran Wagub Sumut dan para tokoh pendiri daerah. Meski perayaan hari jadi digelar secara sederhana demi efisiensi anggaran, Darma Wijaya menegaskan bahwa pembangunan di Sergai tetap berjalan dan bahkan mengalami peningkatan dukungan anggaran.

“Kami sampaikan bahwa anggaran pembangunan Sergai justru bertambah. Ada dukungan sekitar Rp200 miliar untuk program sekolah rakyat, serta pembangunan jalan nasional sepanjang 1,2 kilometer senilai Rp4,5 miliar. Ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten,” ungkap Darma Wijaya.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama Wagub Sumut, Bupati dan Wakil Bupati Sergai, Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta para mantan pejabat yang telah berjasa dalam pembangunan Serdangbedagai, Tanah Bertuah Negeri Beradat.