Politik & Pemerintahan

Wakil Presiden Gibran dan Gubernur Bobby Nasution Tinjau Pengungsian Desa Sibalanga

9
×

Wakil Presiden Gibran dan Gubernur Bobby Nasution Tinjau Pengungsian Desa Sibalanga

Sebarkan artikel ini

Pastikan Logistik, Layanan Kesehatan, dan Pembangunan Rumah Korban Banjir dan Longsor di Tapanuli Utara

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Jonius TP Hutabarat meninjau lokasi pengungsian HKBP Sibalanga di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara, Senin (22/12/2025). (kedannews.co.id / Foto : Istimewa).

TAPANULI UTARA, kedannews.co.id – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau lokasi pengungsian warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (22/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan logistik, layanan kesehatan, serta kesiapan pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Dalam dialog dengan para pengungsi di Gereja HKBP Sibalanga, Wapres Gibran menegaskan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk segera melakukan pemulihan, termasuk pembangunan kembali rumah warga serta perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

β€œRumah yang rusak akan dibangunkan kembali oleh Pak Presiden, Pak Gubernur, dan Pak Bupati. Tadi sudah dipastikan lokasinya masih satu kecamatan. Termasuk juga infrastruktur, lahan pertanian, dan perkebunan akan kita bangun lagi,” kata Gibran.

Berdasarkan data sementara, bencana banjir dan longsor di Tapanuli Utara menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan fasilitas publik. Tercatat sebanyak 58 ruas jalan, 18 jembatan, 770 unit rumah, 28 unit sarana sumber daya air, 3 PAUD, 10 SD, serta 3 SMP mengalami kerusakan.

Gibran juga secara khusus menekankan pentingnya prioritas penanganan bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan ibu menyusui. Ia meminta agar kebutuhan dasar mereka, terutama layanan kesehatan, obat-obatan, dan asupan makanan, benar-benar terpenuhi.

β€œPak Bupati, Pak Gubernur, karena di sini banyak anak-anak, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui, tolong diprioritaskan. Makanannya, kesehatannya, obat-obatannya tidak boleh sampai kurang,” tegas Gibran.

Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumut akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak, khususnya pembangunan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Bupati Tapanuli Utara Jonius TP Hutabarat dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi di lapangan. Ia menyoroti akses jalan dari desa ke kecamatan yang hingga kini masih terputus akibat banjir dan longsor.

β€œKalau jalan nasional sudah terkoneksi, tetapi akses desa ke kecamatan masih ada yang terputus. Kalaupun bisa, harus memutar dulu ke Tapanuli Tengah dan Barus, jaraknya cukup jauh. Kami harap ini bisa mendapat perhatian karena warga kami kesulitan memasarkan hasil pertaniannya, apalagi saat ini sedang musim durian,” ujar Jonius.

Usai meninjau pengungsian di Gereja HKBP Sibalanga, rombongan Wapres Gibran dan Gubernur Bobby Nasution melanjutkan peninjauan ke Gereja GKPI Pearaja Tarutung. Pada kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan bantuan berupa logistik, perlengkapan tidur, obat-obatan, serta bantuan kebutuhan gereja sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana sekaligus memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak di Tapanuli Utara dapat terpenuhi dengan baik.