Lingkungan, Sosial & Organisasi

18 Desa di Langkat Terendam Banjir Akibat Siklon Tropis, 8 Perusahaan Energi Salurkan Bantuan

17
×

18 Desa di Langkat Terendam Banjir Akibat Siklon Tropis, 8 Perusahaan Energi Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

Debit Sungai Meluap, Rumah Warga Hanyut dan Infrastruktur Rusak; Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat

Perwakilan delapan perusahaan energi menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada warga terdampak banjir di Tanjungpura pada 5 Desember 2025. (kedannews.co.id/Foto: Istimewa).

LANGKAT, kedannews.co.id – Pasca bencana alam akibat hujan lebat berturut-turut selama tiga hari tiga malam yang dipicu Siklon Tropis, sejumlah wilayah di Kabupaten Langkat nyaris tenggelam. Debit air sungai yang meningkat tajam menyebabkan luapan air deres hingga mengakibatkan banjir besar pada 18 desa dan satu kelurahan di Kecamatan Tanjungpura, sebagaimana terpantau dalam sepekan terakhir.

Banjir tersebut merendam pemukiman warga dan menimbulkan kerusakan signifikan. Sejumlah fasilitas umum terdampak, termasuk rumah warga yang hanyut, akses jalan yang terputus, jaringan internet lumpuh, serta padamnya listrik PLN di beberapa titik. Situasi ini kembali menunjukkan bahaya Siklon Tropis yang kerap disebut sebagai bencana alam terbesar kedua setelah gempa bumi.

Sebagai wujud kepedulian, delapan perusahaan energi di bawah koordinasi SKK Migas dan Kementerian ESDM ikut menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, yakni:

  • Pertamina Hulu Rokan

  • EMP

  • Pertamina EP

  • Texcal Energy Mahato

  • APG Westkampar Indonesia

  • Medco Energy Oil & Gas

  • Star Energy

  • Prima Energy

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terhadap masyarakat.

Humas EMP Gebang, Lutfi, menyampaikan bahwa wilayah yang dibantu merupakan area operasi perusahaan.
β€œKami berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan hingga kondisi warga benar-benar pulih. Bantuan ini adalah wujud tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar,” ujarnya mewakili perusahaan lain.

Dari unsur pemerintah desa, Kepala Desa Paya Perupuk, Muhammad Syafri, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut.
β€œHujan lebat akibat Siklon Tropis membuat desa kami nyaris lumpuh total. Kami mengapresiasi kepedulian perusahaan yang menyalurkan bantuan logistik. Kehadiran ini menjadi bukti nyata tanggung jawab sosial terhadap masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, relawan, serta pihak-pihak lain terus bersinergi untuk membantu warga. Pemerintah telah menyiapkan dapur umum dan lokasi pengungsian di sejumlah titik sejak awal tanggap darurat.

Meski demikian, sebagian warga masih berharap agar distribusi bantuan dapat lebih merata dan tepat sasaran, terutama untuk kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia. Hingga berita ini diturunkan, genangan air di sejumlah desa belum sepenuhnya surut.

Pemerintah Kabupaten Langkat telah menetapkan status tanggap darurat banjir dan terus mengimbau semua pihak untuk bergotong royong membantu pemulihan kondisi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *