MEDAN, kedannews.co.id — Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Peduli terus menunjukkan komitmennya membantu warga terdampak banjir di Kota Medan. Di posko yang berlokasi di Jalan Sei Bertu No. 38, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, para relawan kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang mengungsi. Pada Senin (08/12/2025), mereka menyerahkan paket sembako kepada seorang warga asal Aceh bernama Jefri. Pada hari yang sama, posko juga menyediakan layanan makan gratis bagi sejumlah warga terdampak banjir yang datang ke lokasi.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari proses distribusi lanjutan setelah posko sebelumnya menerima kiriman sembako dari beberapa donatur yang enggan disebutkan namanya. Seluruh bantuan disalurkan secara bertahap sesuai pendataan agar tepat sasaran dan dapat menjangkau warga yang sangat membutuhkan.
Arya Sinurat: Penyaluran Bantuan sebagai Bukti Kepedulian Mahasiswa
Ketua Koordinator Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Peduli, Arya Sinurat, menegaskan bahwa kegiatan pada Senin ini merupakan langkah nyata mahasiswa dalam membantu sesama di tengah musibah banjir. Ia menyebutkan bahwa seluruh pendistribusian dilakukan berdasarkan data warga terdampak yang telah dihimpun sebelumnya.
“Hari ini kami menyalurkan paket sembako kepada saudara kita, Jefri, yang terdampak banjir. Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur dan langsung kami serahkan di posko,” kata Arya menjelaskan.
Arya menuturkan bahwa posko berfungsi bukan hanya sebagai pusat penerimaan dan penyaluran bantuan, tetapi juga menyediakan makanan gratis bagi warga yang membutuhkan. Menurutnya, dapur umum dibuka setiap kali logistik mencukupi.
“Kami menyediakan makanan gratis untuk beberapa warga yang datang ke posko. Ini bentuk kepedulian kecil kami kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat luas, pihak swasta, hingga komunitas lain untuk turut berkontribusi dalam gerakan solidaritas ini. Semakin banyak dukungan yang masuk, semakin banyak pula warga yang dapat dibantu.
“Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut membantu. Sedikit atau banyak, setiap bantuan sangat berarti untuk meringankan beban warga yang sedang menghadapi musibah banjir,” pungkasnya.
Mahadi Poetra Pasaribu Apresiasi Relawan dan Donatur
Pemilik lokasi posko, Mahadi Poetra Pasaribu, mengapresiasi distribusi bantuan yang dilakukan mahasiswa tersebut. Ia menilai kegiatan ini mencerminkan kepedulian nyata dari generasi muda terhadap kondisi masyarakat.
“Alhamdulillah, bantuan hari ini dapat disalurkan langsung kepada saudara kita, Jefri, yang terdampak banjir. Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban beliau,” ujarnya.
Mahadi menambahkan bahwa posko tetap dibuka setiap hari dan siap menerima bantuan dari masyarakat maupun lembaga.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut serta membantu. Apa pun bentuknya, insyaallah sangat berguna bagi warga yang terdampak banjir,” katanya.
Jefri: ‘Saya Tidak Sendirian Hadapi Bencana Ini’
Jefri, warga Aceh yang menerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada relawan mahasiswa dan para donatur. Ia mengaku bahwa banjir membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan pokok untuk beberapa hari terakhir.
“Terus terang, kondisi kami sedang sulit. Jadi ketika menerima bantuan ini, saya sangat bersyukur. Terima kasih banyak kepada para mahasiswa dan donatur yang sudah peduli,” ujar Jefri.
Ia mengatakan bahwa aktivitasnya terganggu akibat banjir, dan fokusnya kini hanya menjaga keselamatan keluarga. Keberadaan posko mahasiswa menurutnya sangat membantu karena akses logistik di wilayahnya terputus.
“Di posko ini saya merasa diperhatikan. Mahasiswa di sini ramah dan selalu menawarkan bantuan,” ucapnya. Ia turut terharu karena tidak menyangka bantuan datang dengan cepat.
Jefri menyampaikan bahwa paket sembako yang ia terima akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan darurat selama masa banjir berlangsung.
“Dengan kondisi begini, makanan adalah kebutuhan utama. Bantuan ini cukup untuk beberapa hari ke depan,” tuturnya.
Ia mengapresiasi sistem pendataan yang dilakukan relawan sehingga penyaluran terlihat tertib dan adil. Jefri mengaku merasa lega karena relawan menjelaskan bahwa distribusi bantuan akan terus berlanjut.
“Saya merasa tidak sendirian menghadapi bencana ini,” katanya.
Ia berharap kegiatan sosial mahasiswa seperti ini terus dilaksanakan karena masih banyak warga lain yang membutuhkan dukungan.
“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan mahasiswa ini. Semoga mereka diberi kemudahan oleh Tuhan dalam menjalankan kegiatan sosial ini,” ungkapnya.
Menutup keterangannya, Jefri kembali mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyalurkan bantuan.
“Terima kasih sekali lagi kepada semua pihak. Semoga kebaikan ini menjadi amal bagi kita semua,” pungkasnya.
Warga: Makan Gratis di Posko Sangat Membantu
Selain penyaluran sembako, posko relawan juga melayani makanan gratis bagi warga terdampak banjir. Seorang warga yang menikmati layanan tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya dapur umum.
“Hari ini kami bisa makan di posko berkat bantuan mahasiswa. Terima kasih, ini sangat membantu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa suasana posko nyaman dan ramah bagi pengungsi, serta berharap layanan makan gratis tetap berjalan selama bahan makanan tersedia.
“Makanan yang diberikan sangat berarti bagi kami. Semoga kegiatan ini terus berjalan untuk membantu warga lain yang juga membutuhkan,” katanya.
Penutup
Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Peduli memastikan bahwa posko akan tetap beroperasi setiap hari dan siap menerima donatur dari masyarakat umum maupun lembaga. Relawan menegaskan bahwa pendistribusian bantuan akan terus dilakukan sesuai prioritas dan kebutuhan warga terdampak banjir.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia di Posko Jalan Sei Bertu No. 38, Medan Baru.












