LABUHANBATU SELATAN, kedannews.co.id – Aksi penyanderaan yang melibatkan seorang pria bersenjata tajam terhadap seorang wanita lanjut usia di Kabupaten Labuhanbatu Selatan viral di media sosial dan memicu kepanikan warga. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kampung Jawa Takengon Gareja, Kecamatan Kota Pinang, dan berakhir setelah pelaku berhasil ditangkap aparat kepolisian.
Insiden bermula ketika seorang pria diduga melakukan pencurian dan kepergok warga. Pelaku kemudian dikejar massa hingga memasuki sebuah rumah milik seorang wanita lanjut usia bernama Salmah Hasibuan (65). Dalam kondisi terdesak, pelaku nekat menyandera korban dengan menggunakan senjata tajam untuk menghindari amukan warga.
Situasi di lokasi sempat berlangsung menegangkan. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, pelaku terlihat berada di dalam rumah sambil menahan korban, sementara warga mengepung dari luar dan memilih menjaga jarak demi keselamatan sang nenek. Unggahan tersebut memicu beragam reaksi warganet yang mengungkapkan kecemasan melihat kondisi korban.
Ketegangan berakhir ketika seorang warga berhasil menyergap pelaku dari arah belakang rumah secara tiba-tiba. Pelaku langsung dilumpuhkan, sehingga korban dapat dilepaskan tanpa mengalami luka fisik. Polisi yang tiba di lokasi kemudian mengamankan pelaku untuk mencegah tindakan anarkis.
Kasi Humas Polres Labuhanbatu Selatan, AKP Sujono, membenarkan penangkapan tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Pelaku sudah diamankan dan saat ini dalam proses pemeriksaan. Tidak ada korban meninggal dunia,” ujar Sujono saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
Pelaku diketahui bernama Normasah Barus (33) dan langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, korban dilaporkan selamat, namun mengalami trauma akibat peristiwa penyanderaan yang dialaminya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak bertindak sendiri saat menghadapi pelaku kejahatan, serta segera melaporkan kepada aparat demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan warga lainnya.












