Menurut keterangan Ipin, pada Rabu (27/9/2022) pagi, korban terlihat dudukāduduk di bawah Jembatan Sei Wampu. Namun korban terlihat linglung dan tidak nyambung saat diajak Ipin ngobrol.
āSaat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah dalam keadaan membengkak. Ditemukan juga satu kartu KIS atas nama Sunandio. Tidak ada ditemukan tanda ā tanda kekerasan. Korban meninggal dunia murni karena tenggelam,ā tutur Ferry.
Setelah mengecek tempat kejadian perkara (TKP) selanjutnya, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan. Keluarga korban juga sudah membuat pernyataan untuk menolak dilakukan otopsi.
Penulis: Zultaufik
Editor: Cut Riri












