Ragam Daerah & Inspirasi LokalTNI & Polri / Keamanan & Pertahanan

Jembatan Bailey di Baktiya Aceh Utara Rampung, Akses Warga Kembali Normal

17
×

Jembatan Bailey di Baktiya Aceh Utara Rampung, Akses Warga Kembali Normal

Sebarkan artikel ini

Menjadi Akses Vital Satu-Satunya Bagi Warga Dua Desa dalam Menunjang Mobilitas dan Aktivitas Perekonomian Sehari-hari

Prajurit TNI AD melakukan finishing pembangunan jembatan bailey penghubung Desa Buket Dara Baro dan Desa Cinta Makmur Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (9/1/2026). (kedannews.co.id/Korem Lilawangsa)

Aceh Utara, kedannews.co.idTNI Angkatan Darat (AD) menuntaskan pembangunan jembatan darurat jenis bailey yang menghubungkan Desa Buket Dara Baro dan Desa Cinta Makmur, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan tersebut sebelumnya rusak akibat terjangan banjir.

Komandan Satgas Zidam Iskandar Muda, Kapten Czi Ahmad Risman Nasution, mengatakan progres pembangunan jembatan telah mencapai 100 persen dan kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Jembatan ini sudah selesai dikerjakan dan siap digunakan. Ini merupakan bentuk komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan bencana,” ujar Ahmad dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, jembatan bailey tersebut menjadi akses vital satu-satunya bagi warga dua desa dalam menunjang mobilitas dan aktivitas perekonomian sehari-hari.

Ahmad menjelaskan, proses pembangunan dilakukan secara intensif dengan memperhatikan standar keamanan dan spesifikasi teknis tanggap darurat, meski dihadapkan pada keterbatasan waktu dan kondisi lapangan pascabencana.

Pengerjaan jembatan melibatkan personel gabungan TNI AD, antara lain dari Zidam IM, Yonzipur 16/DA, Koramil 13/Baktiya, serta mendapat dukungan langsung dari masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, dengan rampungnya jembatan ini, aktivitas warga antar desa dapat kembali berjalan normal,” katanya.

Sementara itu, perangkat Desa Buket Dara Baro, Amin Mustofa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD atas bantuan pembangunan jembatan darurat tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI. Jembatan ini sangat penting bagi warga, karena kini akses antar desa kembali tersambung dan kegiatan masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” ujarnya.