Nasional

KAI Tambah Jadwal LRT Jabodebek Mulai 11 November 2025, Waktu Tunggu Kereta Kini Lebih Singkat

26
×

KAI Tambah Jadwal LRT Jabodebek Mulai 11 November 2025, Waktu Tunggu Kereta Kini Lebih Singkat

Sebarkan artikel ini

Penambahan jadwal hingga 430 perjalanan per hari kerja ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan, ketepatan waktu, dan kenyamanan penumpang LRT Jabodebek.

Beberapa rangkaian LRT Jabodebek tampak bersiap di depo Jatimulya sebelum beroperasi pada hari pertama uji coba penambahan jadwal perjalanan, Selasa (11/11/2025). (kedannews.co.id/Foto: Istimewa).

Bekasi, kedannews.co.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi memulai uji coba penambahan jadwal perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja (weekday) mulai 11 hingga 30 November 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan frekuensi perjalanan sekaligus memperpendek waktu tunggu atau headway kereta bagi pengguna transportasi publik di wilayah Jabodebek.

Dengan adanya uji coba ini, jumlah perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja meningkat signifikan, dari sebelumnya 396 perjalanan menjadi 430 perjalanan setiap harinya. Selain itu, jumlah rangkaian kereta (trainset) yang dioperasikan juga bertambah dari 24 menjadi 26 rangkaian kereta.

Peningkatan ini disebut menjadi bagian dari program berkelanjutan KAI untuk terus memperbaiki kualitas layanan dan menjaga ketepatan waktu perjalanan.

Bertambahnya jumlah perjalanan dan armada kereta beroperasi berpengaruh langsung terhadap waktu tunggu atau headway. Kini, waktu tunggu kereta pada jam sibuk di lintas Jatimulya/Harjamukti–Cawang (PP) menjadi 8 menit 15 detik, sedangkan untuk lintas Cawang–Dukuh Atas BNI, waktu tunggu kereta menjadi 4 menit 7,5 detik.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Purnomosidi, menjelaskan bahwa selama masa uji coba ini, tim dari KAI bersama pemangku kepentingan terkait akan melakukan pemantauan secara real time terhadap setiap perjalanan. Tujuannya, memastikan operasional tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh penumpang.

“Kami terus berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan kapasitas layanan dan keselamatan operasional. Setiap perubahan kami pastikan melalui perhitungan dan evaluasi yang cermat agar pengguna merasakan peningkatan tanpa mengurangi faktor keamanan sedikit pun,” ujar Purnomosidi, (11/11/2025).

Menurutnya, hasil uji coba ini nantinya akan dievaluasi untuk menilai dampaknya terhadap keandalan sistem, stabilitas jadwal perjalanan, serta tingkat kenyamanan penumpang. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar bagi KAI dalam menetapkan pola operasi terbaik ke depannya.

Sepanjang tahun 2025, KAI mencatat sebanyak 23,5 juta pengguna telah memanfaatkan layanan LRT Jabodebek. Sementara pada bulan Oktober 2025, tercatat 2.779.904 pengguna, dengan rata-rata 105.056 pengguna pada hari kerja dan 45.453 pengguna pada akhir pekan.

Sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik, KAI juga akan menyampaikan jadwal perjalanan selama masa uji coba melalui kanal resmi media sosial LRT Jabodebek. Langkah ini merupakan komitmen KAI dalam menghadirkan transportasi publik yang modern, aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Jabodebek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *