Ragam Daerah & Inspirasi Lokal

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Luas Area Terbakar Capai 19 Hektare

12
×

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Luas Area Terbakar Capai 19 Hektare

Sebarkan artikel ini

BPBD Aceh Barat mengakui proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran.

Petugas BPBD Aceh Barat melakukan upaya penanganan dan penyekatan kebakaran hutan dan lahan di kawasan lahan gambut Desa Suak Nie, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Minggu (25/1/2026). (kedannews.co.id/ist)

Aceh Barat, kedannews.co.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat terus meluas. Hingga Senin (26/1/2026), luas lahan yang terdampak kebakaran tercatat mencapai sekitar 19 hektare.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan saat ini upaya penanganan masih difokuskan pada pengendalian api agar tidak meluas ke kawasan permukiman warga.

β€œPenanganan kebakaran lahan masih dalam tahap pengendalian,” kata Teuku Ronald di Meulaboh, Senin.

Ia merinci, kebakaran terjadi di beberapa titik dengan luasan yang bervariasi. Di antaranya Desa Suak Raya seluas sekitar 7,5 hektare, Desa Ujong Beurasok 4,5 hektare, dan Desa Suak Nie sekitar 3 hektare. Selain itu, kebakaran juga melanda Desa Aron Baroh, Kecamatan Woyla seluas 0,5 hektare, serta Desa Peulanteu, Kecamatan Bubon dengan luasan sekitar 1 hektare.

Karhutla juga terjadi di Kecamatan Meureubo, masing-masing di Desa Alue Peunyareng seluas 1 hektare dan Desa Ujong Tanoh Darat sekitar 0,5 hektare. Sementara di Kecamatan Woyla Barat, kebakaran dilaporkan terjadi di Desa Blang Luah dengan luasan sekitar 1 hektare.

BPBD Aceh Barat mengakui proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Selain itu, kondisi angin yang cukup kencang turut menyulitkan upaya pengendalian api.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim gabungan mengerahkan berbagai sarana dan prasarana, di antaranya dua unit drone pemantau, dua unit mobil pikap, satu unit armada pemadam kebakaran Pos Meureubo, satu unit mesin pompa portable Pos Woyla, lima unit mesin air lengkap dengan selang, serta satu unit kendaraan ATV.

Dalam operasi penanganan karhutla ini, BPBD Aceh Barat melibatkan personel pemadam kebakaran Mako BPBD, damkar Kecamatan Woyla dan Meureubo, Manggala Agni Daops Sumatera I Sibolangit, unsur TNI-Polri, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV Aceh, serta masyarakat setempat.

Teuku Ronald menegaskan, upaya pemadaman akan terus dilakukan secara maksimal agar api dapat segera dipadamkan sepenuhnya dan tidak menjalar ke area pemukiman warga.