Politik & Pemerintahan

Massa PP Sumut Datangi Kantor DPRD SU Desak Junimart Girsang Minta Maaf

5
×

Massa PP Sumut Datangi Kantor DPRD SU Desak Junimart Girsang Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Massa PP Sumut saat mendatangi DPRD Sumut.
Massa PP Sumut saat mendatangi DPRD Sumut.

Medan, kedannews.com – Massa kader dan pengurus MPW Pemuda Pancasila (PP) Sumut mendatangi DPRD Sumut, Senin (29/11/2021) mendesak Junimart Girsang minta maaf atas ucapannya yang ingin Pemuda Pancasila dibubarkan di seluruh Indonesia.

Sedianya, massa akan melakukan unjukrasa di depan Kantor DPRD Sumut. Namun, hal itu urung terjadi, massa yang dipimpin Sekretaris MPW PP Sumut, Ali M Madhy langsung masuk menuju ruang Banmus DPRD Sumut.

Di ruang Banmus, massa diterima Wakil Ketua DPRD Sumut, Irham Buana Nasution dan Harus Mustafa. Pertemuan massa dengan pimpinan DPRD Sumut berlangsung secara tertutup.

Usai pertemuan, Sekretaris MPW PP Sumut, Ali M Mahdy mengatakan kedatangan mereka untuk menyampaikan tuntutan agar Junimart Girsang meminta maaf kepada Pemuda Pancasila.

“Kami datang kesini meminta agar kasus Junimart ditindak lanjuti oleh DPRD Sumut. Bahkan kami telah menyerahkan surat resmi agar surat ini kami harapkan bisa sampai ke DPR RI,” kata Ali.

Ali mengatakan, sedianya pihaknya akan turun melakukan unjukrasa. Namun, hal itu batal mengingat kondusifitas Sumatera Utara.

“Jadi kami hanya melakukan aksi damai seperti ini. Kami dari Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Sumut meminta agar Junimart segera meminta maaf baik di media cetak, elektronik dan online secara terbuka. Kalau tidak ada permintaan maaf akan kita kaji ulang,” jelasnya.

Ia mengatakan, Junimart Girsang harus meminta maaf secara khusus dan mengakui kesalahannya kepada Pemuda Pancasila.

“Kami minta secara khusus saudara junimart girsang mengakui kesalahan dan meminta maaf secara terbuka kepada pemuda Pancasila,” ucapnya.

Sampai saat ini, Ia mengatakan Junimart Girsang belum memberikan permintaan maaf secara khusus. Jika yang bersangkutan belum juga memohon maaf, Ali mengaku pihaknya telah menyiapkan langkag-langkah selanjutnya.

“Tidak ada, belum ada permohonan maaf itu. Inikan aksi yang kita lakukan ada tahapan. Kita melihat dari ini, apa tindak lanjut hasilnya. Jika tidak ada kami akan melakukan langkah selanjutnya,” jelasnya.

Seperti diketahui, perseteruan Pemuda Pancasila dengan Junimart berawal dari insiden bentrokan pada Jumat, 19 November.

Abang Kandung Korban Histeris Melihat Sang Adk Pelajar Smk Teladan Indrapura Tewas Laka Lantas
Abang Kandung Korban Histeris Melihat Sang Adk Pelajar Smk Teladan Indrapura Tewas Laka Lantas

Ketika itu Pemuda Pancasila terlibat bentrokan dengan Forum Betawi Rempug (FBR), yang berakibat terhadap kerusakan sejumlah posko. Puncaknya, Pemuda Pancasila menggelar demo di depan Gedung MPR/DPR pada Kamis, 25 November.

Penulis : Mery Ismail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *