Hukum & Kriminal

Pelajar SMK di Simalungun Tewas Tertabak Kereta Api saat Pulang Sekolah

5
×

Pelajar SMK di Simalungun Tewas Tertabak Kereta Api saat Pulang Sekolah

Sebarkan artikel ini

Warga bersama orang tua korban sempat membawa JN ke RS Efarina Pematangsiantar sebelum dirujuk ke RSUD dr. Djasamen Saragih.

Warga dan Polisi menunjukkan lokasi pasca insiden kecelakaan di Kelurahan Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (19/1/2026). Dokumentasi: Polres Simalungun. (kedannews.co.id/ist)

Simalungun, kedannews.co.id – Seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial JN (16) meninggal dunia setelah tertabrak kereta api saat berjalan kaki pulang sekolah di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalur kereta api Km 38+8/9 lintas Siantar–Dolok Merangir, Lingkungan V Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Senin (19/1/2026) sekitar pukul 15.50 WIB.

Kapolsek Serbelawan AKP Gunawan Sembiring menjelaskan, korban sehari-hari melintasi jalur rel untuk menuju rumahnya di Perumahan Sinaksak Residence.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, korban biasa pergi dan pulang sekolah melalui Gang Melati Lingkungan VII yang berada tepat di samping rel kereta api,” ujar AKP Gunawan dalam keterangan tertulis.

Menurut keterangan saksi, saat kejadian korban berjalan dari arah Gang Melati menuju rumahnya. Pada waktu bersamaan, Kereta Api Siantar Express melaju dari arah Pematangsiantar menuju Medan dengan jarak sekitar 20 meter dari lokasi korban menyeberang.

“Saksi melihat masinis sudah membunyikan klakson panjang. Namun korban berjalan menunduk dan tidak menghiraukan peringatan meski sudah diteriaki,” kata Gunawan.

Korban kemudian tertabrak kereta dan terpental, mengalami luka berat. Warga bersama orang tua korban sempat membawa JN ke RS Efarina Pematangsiantar sebelum dirujuk ke RSUD dr. Djasamen Saragih.

“Saat ditemukan korban dalam kondisi kritis. Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelajar, agar lebih waspada dan tidak melintasi jalur kereta api sembarangan demi menghindari kecelakaan serupa.