Berita Utama & HeadlinePolitik & Pemerintahan

Pemprov Sumut Tambah 200 Unit Hunian Tetap untuk Korban Banjir dan Longsor

8
×

Pemprov Sumut Tambah 200 Unit Hunian Tetap untuk Korban Banjir dan Longsor

Sebarkan artikel ini

Total anggaran tambahan diperkirakan mencapai Rp12 miliar

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, saat menjawab pertanyaan wartawan usai rapat koordinasi 'Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera Utara, Senin (12/1/2026). (kedannews.co.id/ist)

MEDAN, kedannews.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menambah anggaran pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir dan longsor. Tambahan tersebut dialokasikan untuk pembangunan 200 unit rumah bagi warga terdampak bencana di sejumlah daerah.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan, bantuan pembangunan huntap dari pemerintah provinsi disiapkan sebesar Rp60 juta per unit dan dapat ditingkatkan hingga Rp70–75 juta, bergantung pada usulan dari pemerintah kabupaten/kota.

“Tambahan dari provinsi sebanyak 200 unit rumah. Nilainya bisa disesuaikan, selama totalnya tidak melebihi kuota yang disiapkan,” kata Bobby usai rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Medan, Senin (12/1/2026).

Bobby menjelaskan, apabila hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada daerah yang mengajukan pembangunan huntap, anggaran tersebut akan dialihkan untuk mendukung program rehabilitasi melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Total anggaran tambahan diperkirakan mencapai Rp12 miliar.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menyebutkan kebutuhan hunian pascabencana di Sumatera Utara mencapai 5.951 unit hunian tetap dan 1.049 unit hunian sementara (huntara). Pembangunan huntara diajukan oleh tiga daerah, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

“Tapanuli Utara mengajukan 40 unit, Tapanuli Tengah 209 unit, dan Tapanuli Selatan 800 unit. Daerah lain tidak mengajukan huntara sehingga warga terdampak berat mendapatkan dana pengungsian,” ujar Suharyanto.

BNPB menargetkan seluruh hunian sementara dapat ditempati sebelum bulan puasa, sementara sebagian hunian tetap diharapkan mulai dihuni pada periode yang sama. Hingga saat ini, progres pembangunan huntap di Sumatera Utara rata-rata telah mencapai sekitar 20 persen.