Seorang saksi mata bernama Wilda mengatakan aksi itu sudah terjadi sejak pagi tadi. Dirinya menyebutkan mahasiswa UINSU didatangi sejumlah mahasiswa lain yang diduga dari kampus Nommensen. Katanya, mahasiswa tersebut datang untuk balas dendam.
“Dari jam lima pagi udah recok. Rupanya anak Nommensen tadi untuk balas dendam,” kata Wilda kepada wartawan.
Saksi lainnya, Salsa menuturkan mahasiswa terluka akibat bentrokan tersebut. Korban yang merupakan mahasiswa UINSU itu sempat terjerembap ke dalam parit dan diseret-seret.
“Diseret-diseret dia,” ungkap Salsa.
Aksi bentrokan ini pun dibenarkan Humas UINSU Yuni Salma. Namun dirinya belum berani memberikan komentar lebih lanjut terkait peristiwa ini.
“Jadi saya memang belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut,” tutur Yuni.
Saat ditanya terkait korban luka, Yuni juga tak menyangkal hal tersebut.
“Seperti itu (ada korban luka),” jelasnya.












