Politik & Pemerintahan

Ratusan Pedagang Emak Emak Usir Kadis Perindagsar Dan Satpol-PP Di Pekan Lelo Desa Firdaus Sergai

3
×

Ratusan Pedagang Emak Emak Usir Kadis Perindagsar Dan Satpol-PP Di Pekan Lelo Desa Firdaus Sergai

Sebarkan artikel ini
Sejumlah Pedagang yang  Terdiri dari kaum Ibu saat mengusir para Pejabat Pemkab Sergai saat hendak mengusir mereka di Pasar Lelo Desa Firdaus Sei Rampah.

Serdang Bedagai, kedannews.com – Menolak untuk dipindahkan  Ratusan Pedagang yang terdiri para kaum Ibu – Ibu di Pekan Lelo Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengusir Kadis Perindagsar dan Petugas Satpol-PP serta Camat karena mereka tidak mau dipindahkan, Minggu (11/7/2021) Siang 

Peristiwa tersebut sempat beredar di Media Sosial (Face Book) pada video tersebut terlihat para pedagang yang didominasi oleh kaum ibu atau emak-emak tampak mengusir Kepala Dinas Perindagsar Sergai H Karno, Camat Sei Rampah Nasaruddin Nasution hingga personil Satpol-PP Sergai serta para personel Kepolisian dan TNI-AD turut mengamankan dan terjadi kemacetan di Sei Rampah di Jalinsum Medan – Tebing Tinggi 

Pada rekaman video tersebut para pedagang berteriak  menolak untuk dipindahkan karena tanah yang mereka tempati untuk berjualan bukan milik Pemerintah, tanah tersebut adalah milik masyarakat setempat.

“Kami menolak  untuk dipindahkan, karena tanah ini bukan tanah Pemerintah dan kami berjualan mencari makan  disini  untuk keluarga, Kalian para Pejabat Pemerintah enak ada gaji bulanan “, teriak para pedagang tersebut.

Dan perlu diketahui bahwa untuk sementara Lokasi yang baru tersebut yang dipersiapkan oleh  Pemkab Sergai di Pasar Rakyat Sei Rampah adalah tanah pribadi masyarakat.

Teriakan para pedagang di Pajak Lelo  mereda setelah sejumlah para Pejabat Pemkab Sergai meninggalkan lokasi Pajak tersebut.

Sementara Nasaruddin selaku Camat Sei Rampah saat dikonfirmasi oleh awak media melalui WhatsApp nya, Senin 12/7/2021).
Menyebutkan : ” Bahwa kedatangan kami ke Pajak tersebut adalah untuk mensosialisasikan serta menghimbau untuk Relokasi pada para Pedagang ke Pasar Rakyat “, ungkap Camat Sei Rampah

Lanjut Camat Sei Rampah sembari mengatakan dan  berharap agar para  pedagang mau ikuti program Pemerintah untuk Relokasi pedagang ke Pasar Rakyat Sei Rampah, karena lokasi di pasar lelo itu tidak memenuhi ketertiban untuk  umum serta tidak sesuai RTRW bahkan tidak ada izin untuk dijadikan menjadi Pasar buat para pedagang, tutup Nasaruddin.

Hingga berita ini diturunkan Kadis Perindagsar Sergai H. Karno saat dikonfirmasi melalui Telepon dan Androidnya tidak ada jawaban. (Dip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *