Nasional

Ribuan Warga Sumut Masih Bertahan di Pengungsian Pascabencana Hidrometeorologi

0
×

Ribuan Warga Sumut Masih Bertahan di Pengungsian Pascabencana Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini

Ribuan pengungsi itu tersebar di empat kabupaten yang hingga kini masih terdampak cukup serius.

Pengungsian warga terdampak banjir bandang di gudang milik warga di Desa Sumuran, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan. (kedannews.co.id/dokumen Istimewa)

Medan, kedannews.co.id – Hingga pertengahan Februari 2026, ribuan warga di Sumatera Utara masih belum dapat kembali ke rumah akibat dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah sejak akhir November 2025. Data terbaru mencatat sebanyak 4.638 jiwa dari 1.174 kepala keluarga masih menjalani kehidupan di lokasi pengungsian.

Catatan tersebut disampaikan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Sumatera Utara, yang menerima laporan pembaruan kondisi pengungsi pada Jumat (13/2/2026). Ribuan pengungsi itu tersebar di empat kabupaten yang hingga kini masih terdampak cukup serius.

Wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak tercatat berada di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan 1.860 jiwa, disusul Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 1.363 jiwa, Kabupaten Humbang Hasundutan 855 jiwa, serta Kabupaten Langkat 560 jiwa.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan terus diperbarui sesuai laporan dari daerah.

“Ini merupakan data pembaruan per 13 Februari 2026 pukul 17.00 WIB. Perkembangannya akan terus kami informasikan,” ujarnya.

Menurut Sri Wahyuni, pemerintah daerah bersama instansi terkait telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, penyiapan logistik, hingga koordinasi lintas sektor untuk percepatan pemulihan pascabencana.

Berdasarkan laporan Pusdalops, bencana alam sebelumnya tercatat melanda 20 kabupaten dan kota di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, Tebing Tinggi, Binjai, Padangsidimpuan, Sibolga, serta Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Humbang Hasundutan, dan Pakpak Bharat.

Pemerintah daerah berharap kondisi cuaca yang mulai membaik dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga para pengungsi bisa segera kembali ke tempat tinggal masing-masing dengan aman.