Berita Utama & HeadlineHukum & Kriminal

20 Hari Ops Antik Berlangsung 105 Tersangka Narkoba Ditahan

6
×

20 Hari Ops Antik Berlangsung 105 Tersangka Narkoba Ditahan

Sebarkan artikel ini
Polrestabes Medan saat paparan. Senin (14/3/22) sore. (Foto/Humas).
Polrestabes Medan saat paparan. Senin (14/3/22) sore. (Foto/Humas).

Medan, kedannews.com – Selama dua puluh hari Operasi Toba 2022, Sat Narkoba Polrestabes Medan berhasil meringkus 105 tersangka penyalahgunaan narkoba dan kesemuanya telah ditahan.

Sedangkan barang bukti yang disita dari para tersangka berupa 2,1 Kg sabu, 478 gram ganja dan 7 butir pil ekstasi. 

Hal itu disampaikan Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafles LP Marpaung didampingi Wakasat, AKP Ainul Yaqin saat paparan kasus, Senin (14/3/2022) sore.

Polrestabes medan saat menunjukan barang bukti. Senin (14/3/2022) sore. (Foto/Humas).

Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan ini menjelaskan Operasi Antik digelar mulai 2 Februari sampai 22 Februari, Sat Narkoba Polrestabes Medan juga menangani 86 kasus.

“Selain barang bukti narkotika kita juga mengamankan 46 mesin jackpot, 25 unit sepeda motor dan 4 senjata tajam,” ujarnya.

Selama pelaksanaan Operasi Antik, Satres Narkoba Polrestabes Medan juga berhasil mengungkap 23 orang yang menjadi target operasi (TO), 30 lokasi yang menjadi TO dan 6 lokasi Gerebek Kampung Narkoba (GKN).

“Total capaian TO selama Operasi Antik tercapai 100 persen. Kita juga berhasil mengungkap 33 kasus non TO dan 4 tersangka non TO,” urainya.

Selama pelaksanaan Operasi Antik 2022, kata Kasat, banyak kampung rawan narkoba yang harus ditindak. Jadi, meski Operasi Antik 2022 telah berakhir, namun operasi GKN tetap dilaksanakan.

“GKN ini dilakukan bersama-sama stake holder terkait. GKN merupakan tindakan pencegahan,” jelas Rafles yang juga didampingi Kanit Idik I Iptu Hardianto, Kanit Idik II, Iptu JH Panjaitan dan Kanit Idik III, Iptu Irwanta Sembiring.

Dengan GKN diharapkan kesempatan masyarakat menjadi korban penyalahgunanaan narkoba semakin kecil. Sebab, pengguna narkoba mengakibatkan perilaku agresif dan kerap melakukan tindak kejahatan

“Dengan menghilangkan kesempatan menggunakan narkoba, maka tindak kriminal lain juga semakin berkurang. Jadi dengan melakukan penggerebekan di berbagai tempat kesempatan masyarakat menjadi korban penyalahgunaan narkotika semakin sedikit,” beber Kompol Rafles LP Marpaung.

Teks: Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafles LP Marpaung menunjukkan barang bukti narkoba hasil ungkap kasus.

Penulis: Yeni Sitorus
Editor: Mery Ismail, S.Sos