Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Politik

Bapenda Medan Disorot dalam Optimalisasi PAD, M. Agha Novrian Tegaskan Seluruh Potensi Pajak Daerah Terus Diawasi

×

Bapenda Medan Disorot dalam Optimalisasi PAD, M. Agha Novrian Tegaskan Seluruh Potensi Pajak Daerah Terus Diawasi

Sebarkan artikel ini

Rekomendasi BPK Sudah Ditindaklanjuti, Bapenda Kota Medan Perkuat Pendataan dan Pengawasan Objek Pajak untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah

Wali Kota Medan memasang spanduk bertuliskan "Objek Ini Belum Terdaftar Sebagai Wajib Pajak Daerah" pada salah satu lokasi usaha di Kota Medan sebagai bagian dari upaya peningkatan kepatuhan pajak daerah. (kedannews.co.id/Foto: Ist). Jumat, 05 Juni 2026.

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

MEDAN, kedannews.co.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus mengoptimalkan pemungutan pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berbagai sektor strategis seperti reklame, air bawah tanah, parkir, restoran, hotel, hingga Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menjadi fokus pengawasan dan pendataan untuk mendukung pembangunan Kota Medan.

Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, saat memberikan keterangan kepada media di Kantor Bapenda Kota Medan, Jalan AH Nasution, Jumat (05/06/2026) siang.

MEMPROSES ADSENSE...

Menurut Agha, Bapenda Kota Medan saat ini terus menjalankan berbagai langkah optimalisasi penerimaan daerah melalui pendataan, pengawasan, pembinaan, serta evaluasi terhadap seluruh objek pajak yang memiliki potensi kontribusi terhadap PAD.

“Ya, kami tetap berupaya optimal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor wajib pajak di seluruh objek pajak yang ada di Kota Medan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pendataan dilakukan secara menyeluruh terhadap objek pajak maupun wajib pajak tanpa membedakan sektor maupun pelaku usaha. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh potensi penerimaan daerah dapat teridentifikasi dan dikelola secara maksimal.