Politik & Pemerintahan

Iskandar ST Perkenalkan Buku Suryapalohisme, Angkat Warisan Pemikiran Kebangsaan Surya Paloh

3
×

Iskandar ST Perkenalkan Buku Suryapalohisme, Angkat Warisan Pemikiran Kebangsaan Surya Paloh

Sebarkan artikel ini

Peluncuran karya dijadwalkan berlangsung di Medan dengan menghadirkan Surya Paloh, kader NasDem, akademisi, hingga kalangan intelektual sebagai tamu undangan.

Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, didampingi Bendahara DPW Partai NasDem Sumut Iqbal Panantuan Simangunsong, Wakil Sekretaris DPW Partai NasDem Sumut Anderson King Junior, serta Editor Buku Dr. Taufiq Hidayah Tanjung, menunjukkan buku Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme saat konferensi pers di Kantor DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Jalan HM Yamin, Kota Medan, Rabu (22/7/2026). (kedannews.co.id/Foto: Agung).

MEDAN, kedannews.co.id – Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, bersiap meluncurkan buku berjudul Menelusuri Jejak Pengabdian dan Lahirnya Suryapalohisme dalam sebuah acara yang akan digelar di Hotel JW Marriott Medan pada Jumat malam, 24 Juli 2026. Buku tersebut disiapkan sebagai dokumentasi pemikiran kebangsaan Surya Paloh yang dinilai memiliki nilai historis sekaligus menjadi referensi bagi generasi mendatang.

Rencana peluncuran buku itu diumumkan Iskandar dalam konferensi pers di Kantor DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Jalan HM Yamin, Medan, Rabu (22/7/2026). Saat itu ia didampingi Bendahara DPW NasDem Sumut Iqbal Panantuan Simangunsong, Wakil Sekretaris Anderson King Junior, serta Dr. Taufiq Hidayah Tanjung yang bertindak sebagai editor buku.

Dalam penjelasannya, Iskandar menyampaikan bahwa acara peluncuran akan dihadiri langsung Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Selain itu, seluruh kader Partai NasDem di Sumatera Utara, sejumlah pengurus DPW NasDem dari berbagai provinsi, akademisi, guru besar, profesor, cendekiawan, hingga kalangan intelektual juga turut diundang.

“Pada kegiatan launching buku tanggal 24 Juli 2026, kami mengundang seluruh kader Partai NasDem di Sumatera Utara, beberapa DPW Partai NasDem dari berbagai daerah di Indonesia, dan akan langsung dihadiri oleh Ketua Umum Partai NasDem, Bapak Surya Paloh. Kami juga mengundang para akademisi, guru besar, profesor, cendekiawan, dan kaum intelektual. Kegiatan ini merupakan agenda internal Partai NasDem sehingga kami tidak mengundang partai politik lainnya,” ujar Iskandar.

Menurut Iskandar, penulisan buku tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus hadiah yang dipersembahkannya untuk memperingati ulang tahun ke-75 Surya Paloh pada 16 Juli 2026.

“Saya berinisiatif memberikan hadiah kepada beliau melalui sebuah karya tulis. Buku Suryapalohisme ini saya tulis sebagai bentuk penghormatan dan rasa cinta saya kepada Bapak Surya Paloh,” katanya.

Ia mengungkapkan, isi buku lahir dari pengalaman panjangnya selama lebih dari 15 tahun mengikuti perjalanan organisasi dan kepemimpinan Surya Paloh di Partai NasDem. Pengalaman tersebut kemudian dirangkum menjadi sebuah karya yang mengulas gagasan, nilai, dan pandangan kebangsaan tokoh tersebut.

“Saya adalah kader Partai NasDem yang sudah lebih dari 15 tahun mengikuti, melihat pemikiran, pengabdian, dan perjuangan Bapak Surya Paloh. Selama itu saya memperoleh pengalaman empiris untuk melihat secara objektif perjalanan hidup beliau, pengorbanannya, serta dedikasinya kepada bangsa dan negara,” jelasnya.

Iskandar menegaskan bahwa buku yang disusunnya bukanlah biografi Surya Paloh, melainkan kumpulan pemikiran, nilai-nilai, dan gagasan kebangsaan yang selama ini diperjuangkan untuk didokumentasikan sebagai warisan intelektual.

“Saya ingin pikiran, gagasan, dan ajaran Bapak Surya Paloh dibukukan agar menjadi warisan yang dapat dibaca dan menjadi referensi bagi semua pihak, khususnya kader Partai NasDem. Buku ini merupakan kristalisasi pemikiran dari perjalanan kehidupan beliau selama 75 tahun, lebih dari 60 tahun berorganisasi, dan lebih dari setengah abad berkecimpung di dunia politik,” ungkapnya.

Ia berpandangan bahwa berbagai pemikiran kebangsaan yang dimiliki Surya Paloh masih memiliki relevansi terhadap dinamika kehidupan bangsa saat ini sehingga penting untuk diarsipkan dalam bentuk buku.

“Sayang sekali apabila pemikiran-pemikiran kebangsaan yang begitu baik dan sangat bermanfaat bagi bangsa ini tidak dibukukan, tidak didokumentasikan, dan tidak diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Iskandar berharap buku tersebut dapat memperkaya literatur mengenai pemikiran kebangsaan sekaligus menjadi salah satu referensi bagi kader Partai NasDem maupun masyarakat luas.

“Buku ini diharapkan menjadi referensi bagi semua pihak bahwa pemikiran-pemikiran beliau telah melalui proses panjang dan dibuktikan melalui keteladanan dalam tindakan. Harapan saya, buku ini dapat memberikan kontribusi terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta mendukung terwujudnya cita-cita kemerdekaan melalui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” katanya.

Ia kembali menekankan bahwa fokus utama buku tersebut adalah mengulas konsep dan gagasan Surya Paloh yang diperkuat dengan berbagai referensi, bukan sekadar mengisahkan perjalanan hidupnya.

“Buku ini bukan menceritakan biografi Pak Surya Paloh, tetapi mengangkat gagasan dan pemikiran beliau yang diperkuat dengan berbagai referensi. Saya berharap buku ini menjadi embrio lahirnya ideologi perjuangan Partai NasDem sekaligus menjadi warisan intelektual bagi generasi penerus. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Surya Paloh yang telah memberikan inspirasi kepada saya untuk menuangkan endapan pemikiran dan perjalanan panjang beliau, khususnya mengenai kebangsaan, ke dalam sebuah buku,” tutup Iskandar.

Dalam penyusunan buku tersebut, Iskandar juga mendapat dukungan dari sejumlah akademisi dan tim kreatif. Dr. Taufiq Hidayah Tanjung bersama Saur Hutabarat dipercaya sebagai editor, sementara Rio Waas berperan dalam penataan desain grafis sehingga proses penyelesaian buku dapat berjalan sesuai rencana.