MEDAN, kedannews.co.id β Berbagai persoalan pelayanan publik yang berkaitan dengan kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan kembali menjadi sorotan. Mulai dari persoalan parkir di tepi jalan, banyaknya lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi, hingga informasi mengenai sejumlah pekerjaan dan pengadaan di Dishub disebut perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan.
Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Fauzi, meminta Wali Kota Medan, Rico Waas, tidak hanya mengandalkan laporan dari jajarannya, tetapi juga melakukan pengecekan langsung ke lapangan agar mengetahui kondisi yang dirasakan masyarakat.
Menurut Fauzi, persoalan parkir di Kota Medan hingga kini belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Ia menilai masih ditemukan praktik pengutipan tarif parkir yang tidak sesuai ketentuan, yakni sebesar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp4.000 bagi mobil.
Ia menyebut berbagai upaya penertiban yang dilakukan selama ini belum memberikan hasil yang diharapkan karena keluhan masyarakat masih terus bermunculan.
βKita melihat Tim Cakrawala terus aksi di lapangan, tapi nyatanya permasalahan masih terus ada. Artinya penindakan selama ini cuma seremonial. Wali Kota harus peduli dengan kondisi ini, kasihan masyarakat yang terus jadi korban. Belum lagi ada yang kehilangan sepeda motor saat menggunakan parkir tepi jalan,β katanya, Rabu (5/8/2026).












