PADANGSIDIMPUAN, kedannews.co.id – Sebuah bengkel bangunan berbahan kayu di Desa Singali, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, dilalap api pada Selasa (13/1/2026) siang. Peristiwa ini menewaskan pemilik bengkel, Ali Bahri Sagala (50).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.00 WIB dan menghanguskan lantai dua bengkel yang seluruh bangunannya terbuat dari papan. Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Berdasarkan informasi di lapangan, saat api mulai membesar, korban sempat berupaya membantu proses pemadaman dengan menyiram bagian dalam bengkel. Setelah api berhasil dikendalikan, korban terlihat memantau kondisi bangunan.
Namun tak lama berselang, korban tiba-tiba terjatuh lemas di depan sebuah warung yang berada di sekitar lokasi bengkel. Warga segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan. Setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna, melalui Kasat Reskrim AKP H. Naibaho, membenarkan kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan awal kepolisian menyimpulkan korban tidak meninggal akibat terbakar, melainkan diduga mengalami serangan jantung yang dipicu kondisi panik dan stres saat kebakaran berlangsung.
“Dari analisa sementara, korban meninggal bukan karena luka bakar, melainkan diduga serangan jantung,” ujar Naibaho.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari arus pendek listrik.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp15 juta. Sementara itu, jenazah korban telah disemayamkan di rumah keluarga yang lokasinya tidak jauh dari bengkel.












