Berita Utama & HeadlineHukum & Kriminal

Dua Remaja Terseret Arus Sungai di Asahan, Satu Ditemukan Meninggal

2
×

Dua Remaja Terseret Arus Sungai di Asahan, Satu Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini

Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet LCR serta perlengkapan water rescue.

Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Pangkal Titi, Kisaran, Kabupaten Asahan.. (kedannews.co.id/ist)

Asahan, kedannews.co.id – Peristiwa tragis terjadi di aliran Sungai Pangkal Titi, wilayah Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Dua remaja dilaporkan tenggelam saat mandi di sungai tersebut pada Kamis sore (26/3/2026), sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban diketahui bernama Bram Pasaribu (14) dan Prabu Batara Dewi Pangga Siregar (13). Keduanya diduga terseret arus sungai yang cukup deras saat sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.

Mendapat laporan dari warga, tim dari Pos SAR Tanjung Balai-Asahan yang berada di bawah koordinasi Basarnas Medan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menjelaskan bahwa upaya pencarian membuahkan hasil pada Jumat sore, 27 Maret 2026. Salah satu korban, Bram Pasaribu, berhasil ditemukan sekitar pukul 16.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

β€œKorban ditemukan sekitar satu kilometer dari titik awal diduga tenggelam,” ujar Hery dalam keterangan resminya, Sabtu (28/3/2026).

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka. Sementara itu, hingga saat ini, satu korban lainnya, Prabu Batara Dewi Pangga Siregar, masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet LCR serta perlengkapan water rescue. Tim juga memperluas area pencarian dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi.

Hery menegaskan, seluruh personel dan peralatan telah dikerahkan secara maksimal untuk menemukan korban yang masih hilang.

β€œKami akan terus melanjutkan operasi hingga korban ditemukan. Kami juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu korban,” ucapnya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi arus tidak stabil atau meningkat.

Hingga kini, tim SAR masih berada di lokasi untuk melanjutkan pencarian dengan harapan korban kedua dapat segera ditemukan.