Ragam Daerah & Inspirasi Lokal

Empat Hektare Lahan Terbakar di Simalungun, Warga Diminta Waspada Cuaca Panas

5
×

Empat Hektare Lahan Terbakar di Simalungun, Warga Diminta Waspada Cuaca Panas

Sebarkan artikel ini

Petugas dari Polsek Bangun bersama perangkat pemerintah setempat dan masyarakat turun langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke permukiman maupun lahan produktif milik warga.

Lahan perladangan yang terbakar di Huta 4 Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. (kedannews.co.id/Dok. Polres Simalungun)

Simalungun, kedannews.co.id — Kebakaran lahan perladangan terjadi di Huta 4 Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis (26/3). Peristiwa tersebut menghanguskan area seluas kurang lebih empat hektare.

Lahan yang terbakar diketahui ditumbuhi berbagai vegetasi, seperti bambu, ubi, kelapa sawit, serta tanaman liar yang sebagian besar dalam kondisi kering dan tidak terawat. Kondisi tersebut diduga mempercepat penyebaran api di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, sumber api diduga berasal dari suhu panas yang tinggi yang memicu terbakar­nya rumput kering. Api kemudian membesar akibat tiupan angin di area terbuka.

“Vegetasi yang kering dan lahan yang tidak terkelola menjadi faktor utama api cepat merambat,” ujarnya, Jumat (27/3).

Petugas dari Polsek Bangun bersama perangkat pemerintah setempat dan masyarakat turun langsung ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke permukiman maupun lahan produktif milik warga.

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang melanda wilayah tersebut.

Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di area kering, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.

Kepolisian berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat dapat mencegah terjadinya kebakaran serupa yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar, baik bagi lingkungan maupun aktivitas warga.