Politik & Pemerintahan

Forum OPD Sumut Sepakati Tujuh Komitmen Perkuat Sinergi Pembangunan

9
×

Forum OPD Sumut Sepakati Tujuh Komitmen Perkuat Sinergi Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Menjadi pijakan penting agar seluruh OPD bergerak searah dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan arahan dan bimbingan sekaligus menutup Pertemuan Forum Strategis dengan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumut di Aula Mess Pemprovsu Pora-pora Parapat Kabupaten Simalungun, Minggu malam (11/1/2026). (kedannews.co.id/Aris)

PARAPAT, kedannews.co.id – Forum Strategis Penyelarasan Persepsi dan Penguatan Komitmen Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menghasilkan tujuh komitmen bersama sebagai dasar penguatan sinergi pembangunan daerah.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan komitmen tersebut menjadi pijakan penting agar seluruh OPD bergerak searah dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

β€œPembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Seluruh OPD harus bergerak dalam satu irama, berkolaborasi, dan fokus pada hasil yang dirasakan masyarakat,” kata Bobby saat menutup forum di Aula Mes Pora-Pora Tengku Rizal Nurdin, Parapat, Minggu (11/1/2026).

Menurut Bobby, visi dan misi pemerintah daerah harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata, bukan berhenti pada dokumen perencanaan. Ia menegaskan, tujuh komitmen yang disepakati wajib dijalankan, dipantau, dan dievaluasi secara berkala.

Forum tersebut menyepakati komitmen penyelarasan seluruh kebijakan dan program OPD dengan visi-misi daerah, RPJMD Sumut 2025–2029, RKPD 2026, program prioritas, proyek strategis daerah, serta pemulihan pascabencana.

Selain itu, kepala OPD diminta memimpin langsung pengendalian kinerja organisasi dan bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, hingga capaian hasil, termasuk dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Komitmen lainnya mencakup penerapan perencanaan dan penganggaran yang terukur dan berorientasi hasil, penguatan sistem pengendalian intern dan manajemen risiko, disiplin anggaran, serta integritas dalam pengadaan barang dan jasa.

OPD juga diwajibkan mengelola kinerja berbasis outcome dan dampak, terutama pada pemulihan layanan dasar, sosial, ekonomi, dan infrastruktur, serta memperkuat kolaborasi lintas OPD, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tujuh komitmen tersebut dibacakan Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah dan diserahkan kepada Gubernur Sumut melalui Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap.

Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala BPSDM Sumut, Agustinus, menyebut forum ini menjadi momentum penyatuan persepsi pimpinan OPD dalam mengawal program prioritas dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.