Medan. Kedannews.com – Fraksi PKS DPRD Sjnut minta Gubsu lebih serius memperhatikan kepariwisataan Sumatera Utara, karena sektor pariwisata di Sumut jauh tertinggal dari provinsi kain seperti Aceh dan Sumbar.
Hal ini dinyatakan Ketua FPKS DPRD Sumut Haryanto kepada wartawan, Sabtu (17/9/2023) terkait beberapa catatan terkait pendapat akhir fraksi terhadap ranperda RAPBD 2023,
Untuk peningkatan daya saing sektor pariwisata, FPKS berharap, proses kajian akademik dan pembahasan terhadap Ranperda standarisasi pariwisata segera dilaksanakan, mengingat potensi sektor pariwisata Sumatera Utara luar biasa dan dapat memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi.
Langkah-langkah konkrit lainnya untuk percepatan pemulihan ekonomi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumut, lanjut Haryanto, selain sektor pariwisata, Pemprovsu juga harus memperhatikan sektor perdagangan melalui perluasan implementasi pasar/perdagangan secara online/virtual/delivery (dihitalisasi pemasaran UMKM dan IKM), seperti mendorong peningkatan penggunaan dalam negeri melalui belanja pemerintah pada aplikasi belanja pengadaan.
Kemudian, katanya, pembentukaaan jamkrida diharapkan bisa menaungi kepentingan kreditur dan debitur, sehingga iklim usaha di Sumut memberikan kenyamanan kepada pelaku usaha terutama sektor UMKM Sumut bisa segera naik kelas.
Disektor pertanian, kata Haryanto lagi, juga perlu perhatian serius dari Gubsu, karena sektor pertanian melalui sistem pertanian terintegrasi, seperti bantuan benih, sarana dan prasarana, peralatan, penguatan sumber daya manusia pelaku pertanian, serta berbagai stimulis lain harus ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan pangan domestik dan menjaga kestabilan inflasi. “Beberapa sektor tersebut, diharapkan Gubsu memberikan porsi anggaran yang fokus dan serius memperbaikinya,” harapnya.(Cutriri)












