Politik & Pemerintahan

FPKS Tagih Janji Mendag Tindak Penimbun Migor dan Minta Stabilkan Harga di Sumut

7
×

FPKS Tagih Janji Mendag Tindak Penimbun Migor dan Minta Stabilkan Harga di Sumut

Sebarkan artikel ini

Medan, Kedannews.com – Fraksi PKS DPRD Sumut menagih janji Mendag (Menteri perdagangan) Lutfi bakal menindak tegas pelaku penimbunan minyak goreng mengakibatkan harga migor (minyak goreng) bergejolak naik di tengah surplusnya pasokan di daerah dan masyarakat minta stabilkan harga migor di Sumut .

“Harga migor terus bergejolak naik, masyarakat Sumut kini menjerita minta harga migor diturunkan,” ujar Wakil Ketua FPKS DPRD Sumut Hendro Susanto kepada wartawan, Selasa (22/3/2022) di Medan, dalam menyampaikan keluhan masyarakat Sumut kepada Mendag RI saat ini berada di Medan-Sumut.

Hendro mengatakan, di bulan Pebruari 2022, Mendag Lutfi mengancam bakal menindak tegas pelaku penimbunan minyak goreng, tapi sampai saat ini belum ada. “Kebetulan Pak menteri berada di Medan-Sumut, kita minta masalah penimbunan, dituntaskan, dan bisa menstabilkan dan menormalkan kembali harga migor di sumut. Jika dibiarkan terus, dikuatirkan harga migor bisa tidak terkendali,” ujarnya.

Perlu pak menteri ketahui, lanjut Hendro, masyarakat Sumut sudah resah, karena sudah lebih dari sebulan harga migor lebih mahal dari BBM, bahkan bisa menyentuh 4x lipat. “Kasihan para emak-emak dan pedagang kaki lima (ukm), sementara janji Mendag yang disampaikan Pebruari 2022 akan menindak tegas,”ujarnya lagi.

Padahal, katanya lagi, Kementerian Perdagangan akan menggandeng aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan, tapi sampai sekarang harga belum juga stabil. “Kasihan masyarakat. Padahal pasokan migor di Sumut melimpah, tapi keadaan tidak sesuai di pasar, harga masih mahal, ini sungguh aneh,” ungkap Hendro. (cut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *