Batu Bara, kedannews.com – Beberapa pekan terakhir warga masyarakat Desa Tanah Merah heboh, dengan merebaknya isu pergantian Pejabat Kepala Desa (Pj Kades), hal tersebut terus menjadi buah bibir hampir di setiap Warung Kopi (Warkop) diduga orang dekat Bupati punya ulah.
Informasi yang belum jelas kebenaran nya langsung mendapatkan respon dari warga setempat, pasalnya kalau pergantian ini nantinya terjadi maka Desa Tanah Merah adalah Desa terbanyak dalam sejarah Batu Bara yang gonta ganti Pj kades hingga 7 kali berturut turut, dalam beberapa tahun belakangan.
“Wah bisa di berikan penghargaan dari Muri Desa kita ini”, ungkap salah seorang warga setempat.
Menurutnya usulan pergantian tersebut benar benar membuat masyarakat bertanya tanya ada apa?? dan membingungkan, mulai dari pemilihan Kadus sampai pergantian Kades.
Sebab diketahui Pj Kades yang baru menjabat seumur jagung tersebut tidak pernah bermasalah bahkan terlihat akrab dengan masyarakat sangat berbeda dengan sebelumnya.
Menyikapi isu tersebut, media kedannews. com, langsung melakukan konfirmasi kepada Camat Air Putih, Chaidir , beliau menyebutkan bahwa sampai denga saat ini beliau tidak pernah mengeluarkan Rekomendasi terkait pergantian Pj Kades Desa Tanah Merah. Kamis (07/04/2022).
“Sampai sekarang saya belum pernah mengeluarkan Rekomendasi terkait pergantian Pj Kades Desa Tanah Merah” Jawabnya Via Whatsapp. Yang masuk juga belum ada pak (Surat rekom) , tambahnya lagi.
Warga juga berharap kepada Bupati Batu Bara Ir Zahir, untuk memperhatikan gejolak yang selalu timbul ditengah pemerintah Desa Tanah merah, terlebih beberapa bulan kedepan warga Tanah Merah akan melakukan Pilkades, demi menjaga hal hal yang tidak di inginkan.
Oknum oknum yang merusak kenyamanan warga, yang suka membuat sensasi demi ambisi, sangat mencoreng kepercayaan warga terhadap Pemkab Batu Bara yang terkesan tidak mampu mengendalikan oknum yang mempunyai kepentingan yang belum tentu hasilnya.
Warga berharap agar Pj Kades Tanah Merah yang sekarang, Nining Asfiarni T, dapat terus melanjutkan kepemimpinannya sampai pelaksanaan Pilkades yang hanya menunggu empat bulan kedepan.
Penulis : Eka Suhendra
Editor : Sholeh Pelka












