BANDA ACEH, kedannews.co.id β Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Langkahan di Kabupaten Aceh Utara mulai kembali mengalirkan air bersih kepada masyarakat setelah sempat terhenti akibat banjir.
βAir dari SPAM Langkahan sudah mulai mengalir ke masyarakat, memang belum sempurna,β ujar Dody.
Ia mengakui kualitas air yang dihasilkan masih terlihat keruh sehingga perlu peningkatan lebih lanjut. Untuk itu, ia meminta Balai Cipta Karya segera melakukan perbaikan tambahan.
βSaya minta Balai Cipta Karya untuk menambah beberapa filter dan chemical supaya kualitasnya lebih baik lagi. Dibandingkan dengan kualitas air di Aceh Tamiang memang masih perlu peningkatan, tapi sudah cukup layak,β katanya.
Saat ini, SPAM Langkahan telah melayani tiga desa dengan kapasitas produksi sekitar 1.500 liter. Pemerintah menargetkan kapasitas tersebut terus ditingkatkan agar dapat menjangkau tujuh desa di kawasan sekitar dalam waktu dekat.
Selain memaksimalkan fasilitas lama, Kementerian PU juga merencanakan pembangunan sistem layanan baru dengan kapasitas 50 liter per detik. Proyek tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir tahun agar distribusi air bersih bisa menjangkau seluruh kecamatan selama 24 jam.
βNanti di samping kapasitas 50 liter per detik yang kita bangun baru ini, yang lama tetap kita manfaatkan. Mudah-mudahan seluruh kecamatan bisa kembali teraliri air bersih,β tambah Dody.
Langkah percepatan ini diharapkan mampu memulihkan kebutuhan dasar warga terdampak banjir, khususnya dalam pemenuhan air bersih yang menjadi kebutuhan vital masyarakat sehari-hari.












