Binjai, kedannews.co.id – Seorang wanita berinisial M (24) yang mengemudikan mobil hingga menabrak sejumlah warung di kawasan Pasar Kaget, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Binjai, Sumatera Utara, diketahui positif menggunakan narkoba. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
Kasat Lantas Polres Binjai, Jansen Girsang, mengatakan hasil tes urine terhadap pengemudi tersebut menunjukkan adanya kandungan narkotika.
“Sejauh ini diketahui, urinenya positif narkoba,” kata Jansen saat dikonfirmasi di Binjai, Senin (16/3/2026).
Meski demikian, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga menelusuri kondisi pengemudi saat peristiwa berlangsung.
Menurut Jansen, pengemudi sempat mengalami kondisi syok setelah kejadian karena sempat dipukul oleh warga yang emosi di lokasi.
“Dia masih shock karena sempat dipukul kepalanya. Tim sudah geledah mobil tak ditemukan barang aneh termasuk minuman keras,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari analisis awal pihak kepolisian, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena pengemudi mengantuk. Namun, penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kalau analisa sementara dia ngantuk. Tapi ini masih didalami terus lah,” tambahnya.
Tabrak Empat Warung di Pasar Kaget
Peristiwa tersebut sebelumnya viral di media sosial setelah video kejadian memperlihatkan mobil yang dikendarai M menabrak beberapa warung di kawasan pasar kaget.
Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. Saat itu, mobil yang dikendarai M melaju dari arah Simpang Tugu menuju pusat Kota Binjai.
“Wanita itu inisial M (24). Dia datang dari Simpang Tugu menuju ke kota tepatnya di Pasar Kaget,” kata Jansen.
Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, mobil yang dikendarai M melaju dengan kecepatan tinggi. Hal itu terlihat dari kondisi kendaraan yang mengalami benturan keras hingga airbag mobil mengembang.
“Informasi dari lapangan, dia ngebut. Ada empat warung yang ditabrak dengan korban total ada lima orang,” ujarnya.
Akibat insiden tersebut, lima orang mengalami luka-luka. Sebagian korban telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.
“Kalau kondisi korban, mengalami luka ringan. Empat orang sudah pulang, tinggal satu lagi di RSUD Djoelham,” kata Jansen.
Sementara itu, pengemudi sempat diamankan oleh petugas setelah sebelumnya menjadi sasaran kemarahan warga di lokasi kejadian. Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.












