MEDAN, kedannews.co.id – Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, turun langsung memberikan pertolongan terhadap seorang anak korban kekerasan dan dugaan pelecehan seksual di Jalan Menteng, Kota Medan, Rabu (20/8/2025) malam. Kehadiran Zakiyuddin menjadi bentuk respon cepat setelah menerima laporan warga yang meminta bantuan darurat.
Zakiyuddin tiba di rumah korban sekitar pukul 22.00 WIB. Melihat kondisi korban yang cukup memprihatinkan, ia langsung memerintahkan agar korban segera dibawa menggunakan ambulans menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kondisi korban memang harus cepat ditangani. Saya dapat laporan dari masyarakat bahwa ada warga kita yang perlu pertolongan segera, makanya saya langsung datang dan memastikan korban dibawa ke rumah sakit,” ujar Zakiyuddin.
Berdasarkan pantauan di lokasi, korban mengalami trauma berat. Matanya tampak bengkak dan ia sempat mengigau akibat peristiwa yang dialaminya. Situasi tersebut membuat keluarga korban semakin panik.
Suci, keluarga korban, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat kebingungan karena laporan awal ke pihak kepolisian belum mendapatkan tindak lanjut. “Awalnya kami sudah melapor ke polisi, tapi ditolak. Kami bingung harus bagaimana. Mau ke rumah sakit pun tidak bisa,” katanya.
Ia mengaku lega karena Wakil Wali Kota Medan langsung turun tangan. “Dengan bantuan Pak Wakil Wali Kota, akhirnya keponakan saya bisa dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis. Kami berterima kasih sekali. Harapan kami, pelakunya dihukum agar tidak ada korban lain,” ucapnya.
Dari penuturan keluarga, kasus ini bermula ketika korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Setelah bertemu dan berjalan bersama, pelaku justru membawa korban ke tempat kosnya. Saat korban menolak, pelaku diduga melakukan kekerasan hingga korban mengalami luka dan trauma.
Zakiyuddin menegaskan bahwa korban akan menjalani visum sebagai bagian dari proses hukum. “Nanti pihak kepolisian akan menangani kasus ini. Yang terpenting, kondisi korban sudah kita pastikan mendapat perawatan medis,” jelasnya.
Pemko Medan melalui Zakiyuddin juga berkomitmen mendampingi korban dan keluarga dalam proses pemulihan serta berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini.












