MEDAN, kedannews.co.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara resmi mengalami pergantian pucuk pimpinan di posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda). Brigadir Jenderal Polisi Sonny Irawan dilantik sebagai Wakapolda Sumut, menggantikan Brigjen Pol Rony Samtana yang mendapat penugasan baru sebagai Wakapolda Sumatera Selatan.
Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Aula Tribrata Lantai I Mapolda Sumut, Kamis (8/1/2026), dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto. Acara tersebut dihadiri jajaran pejabat utama, Kapolres, serta perwira menengah Polda Sumut.
Dalam amanatnya, Kapolda Sumut menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan sumber daya manusia Polri yang berkelanjutan, sekaligus upaya memperkuat kepemimpinan organisasi.
“Serah terima jabatan ini merupakan proses alamiah dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran, penguatan kepemimpinan, serta peningkatan kinerja institusi agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Irjen Pol Whisnu Hermawan.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Brigjen Pol Rony Samtana selama menjabat Wakapolda Sumut, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung kebijakan strategis Polda Sumut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan loyalitas Brigjen Pol Rony Samtana selama bertugas di Polda Sumut. Semoga sukses dalam amanah baru sebagai Wakapolda Sumatera Selatan,” ucapnya.
Sementara itu, kepada Wakapolda Sumut yang baru, Kapolda berharap Brigjen Pol Sonny Irawan dapat segera beradaptasi dengan dinamika wilayah dan melanjutkan program-program yang telah berjalan.
“Kepada Brigjen Pol Sonny Irawan, saya harapkan dapat segera menyesuaikan diri, memperkuat soliditas internal, serta mendukung penuh kebijakan pimpinan demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Utara,” tegas Whisnu.
Sebagai informasi, sebelum dipercaya menjabat Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Sonny Irawan mengemban tugas sebagai Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri. Pengalamannya di bidang pengembangan sumber daya manusia Polri dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat manajemen dan kepemimpinan di Polda Sumut.
Selain pelantikan Wakapolda, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan serah terima jabatan dan pengukuhan sejumlah Pejabat Utama (PJU) serta Kapolres jajaran Polda Sumut. Mutasi, rotasi, dan promosi jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2871A, ST/2871B, ST/2871C, dan ST/2871D/XII/KEP./2025.
Secara keseluruhan, sebanyak 42 personel Polri terlibat dalam mutasi tersebut, dengan rincian 16 personel masuk ke Polda Sumut, 15 personel keluar, sembilan personel mengalami rotasi jabatan internal, serta dua personel dikukuhkan dalam jabatan yang sama.
Pergantian jabatan mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari Karo SDM, Karo Ops, Dir Samapta, Dirreskrimsus, Dirpolairud, Kabid TIK, Kabid Propam, hingga beberapa Kapolres di wilayah hukum Polda Sumut.
Menutup amanatnya, Kapolda Sumut menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar rotasi administratif, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Mutasi dan rotasi jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier serta upaya meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kinerja personel Polri, khususnya di lingkungan Polda Sumatera Utara,” kata Whisnu.
Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjaga kepercayaan publik serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menghadirkan inovasi dan meningkatkan sinergi demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif di Sumatera Utara,” pungkasnya.












