Hukum & Kriminal

Tawuran Diduga Geng Motor Pecah di Hamparan Perak, Warga Resah Aktivitas Malam Terganggu

7
×

Tawuran Diduga Geng Motor Pecah di Hamparan Perak, Warga Resah Aktivitas Malam Terganggu

Sebarkan artikel ini

Rekaman CCTV Perlihatkan Aksi Saling Serang Pakai Celurit dan Petasan di Deli Serdang

Aksi tawuran di Jalan Simpang Titi Baru, Dusun 1 Desa Kelumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (18/1/2025) dini hari dan terekam kamera pengawas di sekitar lokasi. (kedannews.co.id/ist)

Medan, kedanNews.co.id – Aksi tawuran yang diduga melibatkan komplotan geng motor kembali terjadi di wilayah Hamparan Perak. Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Simpang Titi Baru, Dusun 1 Desa Kelumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (18/1/2025) dini hari dan terekam kamera pengawas di sekitar lokasi.

Rekaman CCTV berdurasi sekitar 50 detik yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sejumlah pemuda saling serang di badan jalan. Dalam video tersebut, dua kelompok yang diduga berasal dari geng motor berbeda tampak membawa batu serta senjata tajam jenis celurit. Bahkan, suara ledakan petasan jenis kembang api juga terdengar dan terlihat digunakan saat aksi berlangsung. Rekaman itu kembali ramai diperbincangkan publik pada Selasa (20/01).

Aksi tersebut memicu keresahan warga sekitar. Salah seorang tokoh masyarakat Hamparan Perak, Muhammad Adami, membenarkan adanya peristiwa tawuran tersebut. Ia menyebut kejadian serupa bukan pertama kali terjadi dan sudah berulang dalam beberapa tahun terakhir di wilayah tersebut.

“Jadi di Hamparan Perak ini kerap terjadi aksi tawuran dan juga pembegalan yang dilakukan oleh sekelompok orang,” kata Muhammad Adami, Senin (19/1/2025) siang.

Adami menjelaskan, maraknya aksi geng motor dan pembegalan telah menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas warga, terutama mereka yang bekerja pada malam hari.

“Dengan maraknya geng motor serta begal ini, banyak masyarakat yang ketakutan kalau harus keluar malam. Apalagi masyarakat di sekitar sini banyak yang harus bekerja di malam hari, dan akibat mereka takut nyawanya hilang akhirnya terpaksa berhenti bekerja,” ujarnya.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera mengambil langkah tegas untuk mengamankan para pelaku. Menurutnya, kehadiran polisi sangat dibutuhkan agar situasi keamanan kembali kondusif dan masyarakat tidak lagi dihantui rasa cemas.

“Harapannya supaya aparat kepolisian cepat menangani maraknya aksi tawuran dan begal yang dilakukan geng motor ini, sehingga masyarakat yang beraktivitas di malam hari bisa merasa tenang,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, saat dikonfirmasi terkait video tawuran tersebut menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap rekaman yang beredar untuk memastikan kronologi dan pihak-pihak yang terlibat. Langkah lanjutan akan dilakukan sesuai hasil pendalaman di lapangan.