MEDAN, kedannews.co.id – Warga mengeluhkan tingginya angka kecelakaan di persimpangan Jalan Sempurna–Jalan Bilal, Kecamatan Medan Kota, akibat tidak adanya fasilitas pengendali kecepatan kendaraan. Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Medan, Fauzi SH, di Jalan Air Bersih, Minggu (22/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyebut lokasi tersebut kerap menjadi titik kecelakaan, bahkan sejumlah pengendara pernah masuk ke parit saat berusaha menghindari tabrakan. Kondisi ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena di sekitar lokasi terdapat sekolah yang dilalui anak-anak setiap hari.
Herawati, salah satu warga, meminta pemerintah segera membangun polisi tidur untuk mengurangi risiko kecelakaan.
“Sudah sering kecelakaan di sana, bahkan ada kendaraan yang masuk parit. Di dekat lokasi ada sekolah, kami khawatir anak-anak menjadi korban,” ujarnya.
Menanggapi keluhan itu, Fauzi memastikan akan segera menindaklanjuti dengan membangun polisi tidur di lokasi tersebut.
Ia bahkan menegaskan pembangunan akan dilakukan menggunakan dana pribadi tanpa menunggu proses panjang di pemerintah daerah.
“Tim saya akan turun ke lokasi dan segera membuat polisi tidur. Ini untuk keselamatan masyarakat, apalagi banyak anak-anak. Koordinasi dengan OPD terkait akan saya lakukan,” tegasnya.
Selain persoalan kecelakaan, warga juga mengeluhkan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang sering padam di sejumlah titik. Mereka meminta perbaikan segera karena kondisi tersebut dinilai rawan tindak kriminal.
Menjawab hal tersebut, Fauzi meminta warga menyerahkan dokumentasi dan alamat lengkap kepada timnya agar bisa segera diteruskan kepada Dinas Perhubungan Kota Medan untuk ditindaklanjuti.
Keluhan lainnya terkait minimnya armada pengangkut sampah juga disampaikan warga. Fauzi berjanji akan mendorong realisasi penambahan armada melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan.
Menurutnya, seluruh aspirasi masyarakat akan dituangkan dalam laporan resmi reses untuk dibahas di rapat paripurna DPRD Kota Medan.
“Kehadiran saya di sini untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Semua aspirasi akan kita bawa dan dorong agar bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.












