Medan, kedannews.co.id ā Lonjakan penumpang kereta api pada arus balik Lebaran 2026 di Sumatera Utara tercatat melampaui puncak arus mudik. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat usai libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa pada Rabu (25/3), jumlah penumpang mencapai 11.814 orang. Angka ini lebih tinggi dibanding puncak arus mudik pada 18 Maret lalu yang berada di kisaran 10 ribu penumpang.
āVolume arus balik tahun ini memang lebih besar dibandingkan arus mudik. Ini dipengaruhi kebijakan kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), serta jadwal sekolah yang baru dimulai kembali pada akhir Maret,ā ujarnya, Kamis (26/3).
Hingga Kamis pagi, penjualan tiket untuk keberangkatan hari yang sama telah mendekati 10 ribu kursi. KAI memprediksi tren kepadatan penumpang masih akan berlangsung hingga akhir pekan.
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung 22 hari, total tiket yang terjual mencapai 186.861 lembar dengan tingkat okupansi rata-rata 77 persen dari kapasitas yang tersedia.
Selain tingginya arus menuju Kota Medan, pergerakan penumpang juga terlihat signifikan ke wilayah penyangga di kawasan pantai timur Sumatera Utara. Hal ini menunjukkan distribusi mobilitas masyarakat yang lebih merata dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Fenomena tersebut mencerminkan pergerakan masyarakat urban yang kembali ke daerah tempat bekerja setelah menghabiskan masa libur di ibu kota provinsi.
Untuk mengantisipasi antrean dan memastikan ketersediaan tempat duduk, KAI mengimbau masyarakat agar memesan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI.
āKami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi. KAI berkomitmen memberikan layanan yang aman, nyaman, dan andal,ā tutup Anwar.












