MEDAN, kedannews.com β Dugaan terganggunya operasional armada kebersihan milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan memicu sorotan publik. Sejumlah kendaraan pengangkut sampah disebut tidak dapat beroperasi akibat diduga kehabisan bahan bakar minyak (BBM), meski anggaran pengadaan BBM pada Tahun Anggaran 2026 tercatat mencapai lebih dari Rp15,3 miliar.
Situasi tersebut menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan pelayanan kebersihan di Kota Medan. Di tengah besarnya alokasi anggaran yang bersumber dari APBD Kota Medan, sejumlah petugas kebersihan disebut mengalami hambatan operasional di lapangan.
Namun hingga persoalan ini mencuat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, belum memberikan penjelasan resmi saat dikonfirmasi wartawan terkait dugaan kosongnya BBM kendaraan operasional maupun terganggunya aktivitas armada kebersihan di sejumlah kecamatan.
Sikap bungkam pejabat tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, anggaran pengadaan BBM untuk mendukung operasional kendaraan kebersihan DLH Kota Medan tergolong besar dan tersebar dalam beberapa paket pengadaan.












