Lingkungan, Sosial & Organisasi

DPD KPPI Serdang Bedagai Gelar Rapid Respon 2026, Salurkan Sembako dan Bibit Jamur di Empat Kecamatan Pesisir

5
×

DPD KPPI Serdang Bedagai Gelar Rapid Respon 2026, Salurkan Sembako dan Bibit Jamur di Empat Kecamatan Pesisir

Sebarkan artikel ini

Program cepat tanggap di Tanjung Beringin hingga Pantai Cermin fokus bantu lansia dan perempuan nelayan terdampak banjir rob serta dorong ketahanan pangan keluarga

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kabupaten Serdang Bedagai gelar Rapid Respon (cepat tanggap) di empat kecamatan pesisir Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (28/2/2026). (kedannews.co.id/Elvirahmi Tanjung)

SERDANG BEDAGAI, kedannews.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kabupaten Serdang Bedagai melaksanakan program Rapid Respon (cepat tanggap) di empat kecamatan pesisir Kabupaten Serdang Bedagai, yakni Kecamatan Tanjung Beringin, Teluk Mengkudu, Perbaungan dan Pantai Cermin, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD KPPI Kabupaten Serdang Bedagai, Dra. Salmiah Nst., M.M, Ketua DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Serdang Bedagai, Zulham Hasibuan, jajaran pengurus KPPI, serta sejumlah undangan dan perwakilan masyarakat pesisir.

Fokus pada Respons Cepat dan Kepedulian Sosial

Panitia pelaksana, Rahmaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Rapid Respon merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat organisasi terhadap kondisi lingkungan dan dinamika sosial yang dihadapi masyarakat pesisir.

“Kegiatan Rapid Respon DPD KPPI Serdang Bedagai ini merupakan bentuk respons cepat terhadap kondisi lingkungan dan dinamika sosial, khususnya bagi masyarakat yang mendiami wilayah pesisir,” ujar Rahmaya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berupa penyaluran bantuan sembako, tetapi juga menjadi wujud perhatian kepada kelompok rentan seperti lansia dan masyarakat berkebutuhan khusus di daerah pesisir Serdang Bedagai.

Selain bantuan sembako, KPPI juga memberikan bibit jamur tiram secara gratis kepada kaum ibu pesisir sebagai bagian dari program ketahanan pangan jangka panjang.

“Pemberian bibit jamur tiram gratis ini kami harapkan bisa dibudidayakan untuk membantu menambah penghasilan keluarga nelayan,” ucapnya.

Rahmaya juga menegaskan bahwa DPD KPPI Kabupaten Serdang Bedagai membuka diri bagi pihak-pihak yang ingin berkolaborasi membantu masyarakat nelayan.

“Jika ada pihak yang ingin bersama-sama membantu meringankan beban para nelayan atau menjalin kerja sama untuk kepentingan umat, kami membuka diri untuk turut menyukseskan niat tersebut. Insyaallah amanah,” imbuhnya.

Perempuan Pesisir Tak Boleh Berjalan Sendiri

Sementara itu, Ketua DPD KPPI Serdang Bedagai, Dra. Salmiah Nst., M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini menjadi bukti kehadiran organisasi dalam memastikan perempuan pesisir tidak menghadapi bencana dan tekanan ekonomi sendirian.

“Program ini adalah bentuk hadirnya KPPI agar perempuan pesisir tidak berjalan sendiri menghadapi bencana dan ketidakpastian ekonomi yang semakin menghimpit,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif memperkecil risiko banjir.

Menurutnya, kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana di kawasan pesisir.

Warga Sampaikan Keluhan Banjir Rob

Dalam sesi dialog dan tanya jawab, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka. Perwakilan penerima bantuan, Zulpan selaku Kepala Dusun Desa Sentang, mengapresiasi langkah KPPI.

“Saya memberikan dukungan dan mengajak warga bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak membuang sampah sembarangan, guna mencegah banjir dan risiko penyakit akibat limbah,” katanya.

Salah seorang warga, Tunita, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi keluarganya saat banjir rob melanda.

“Kalau banjir rob sudah datang, banyak alat dagang dan alat tangkap yang rusak. Kami ibu-ibu sulit membantu suami mencukupi kebutuhan anak-anak. Kami sangat butuh perhatian dan kepedulian semua pihak untuk meringankan beban saat dan pasca banjir,” ucapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, yang mengaku kerap mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga pasca banjir besar. Selain banjir rob, angin kencang saat pancaroba juga menjadi ancaman rutin bagi warga yang bermukim di kawasan pantai.

Penyaluran Sembako Berlangsung Tertib

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut ditutup dengan pembagian paket sembako kepada nelayan perempuan yang hadir. Proses penyaluran bantuan dipandu langsung oleh panitia pelaksana.

DPD KPPI Serdang Bedagai berharap program Rapid Respon 2026 dapat menjadi langkah awal penguatan solidaritas sosial serta peningkatan ketahanan ekonomi keluarga nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Serdang Bedagai.