Ragam Daerah & Inspirasi Lokal

Dua Bulan Pascabencana, Lebih dari 91 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi

10
×

Dua Bulan Pascabencana, Lebih dari 91 Ribu Warga Aceh Masih Mengungsi

Sebarkan artikel ini

Para pengungsi saat ini menempati 988 titik pengungsian di berbagai kabupaten dan kota terdampak.

Tinjau Huntara di Aceh Utara, Kepala BNPB pastikan pengungsi pindah sebelum Ramadhan. (kedannews.co.id/dok)

BANDA ACEH, kedannews.co.id — Hingga akhir Januari 2026, sebanyak 91.663 warga Aceh masih bertahan di pengungsian akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah sejak akhir November 2025 lalu. Jumlah tersebut berasal dari 24.280 kepala keluarga (KK) yang tersebar di ratusan lokasi pengungsian.

Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, mengatakan para pengungsi saat ini menempati 988 titik pengungsian di berbagai kabupaten dan kota terdampak.

“Pengungsi masih tersebar di hampir seribu titik di sejumlah daerah,” kata Murthalamuddin di Banda Aceh, Selasa (27/1/2026).

Berdasarkan data posko hingga Senin malam (26/1/2026) pukul 20.00 WIB, bencana banjir dan longsor di Aceh secara keseluruhan telah berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK. Dalam peristiwa tersebut, tercatat 562 orang meninggal dunia, sementara 29 orang masih dinyatakan hilang.

Aceh Utara Terbanyak

Murthalamuddin menyebutkan, jumlah pengungsi terbanyak saat ini berada di Kabupaten Aceh Utara, dengan 33.261 jiwa atau 9.242 KK yang menempati 210 titik pengungsian.

Disusul Kabupaten Gayo Lues dengan 18.944 jiwa (5.571 KK) di tujuh titik pengungsian, serta Pidie Jaya sebanyak 14.794 jiwa atau 4.037 KK yang tersebar di 38 lokasi.

Sementara itu, Aceh Tamiang mencatat 6.052 jiwa (707 KK) di 513 titik pengungsian. Kemudian Aceh Tengah sebanyak 5.266 jiwa (1.054 KK) di 61 titik, dan Bireuen dengan 4.888 jiwa (1.395 KK) di 59 titik pengungsian.

Wilayah lain yang masih terdapat pengungsi antara lain Aceh Timur sebanyak 3.612 jiwa (933 KK), Nagan Raya 2.474 jiwa (817 KK), serta Bener Meriah dengan 2.116 jiwa (457 KK).

Adapun Kabupaten Pidie melaporkan 137 jiwa (30 KK) di dua titik pengungsian, sedangkan Kota Lhokseumawe sebanyak 119 jiwa (37 KK).

Tujuh Daerah Tak Lagi Miliki Pengungsian

Dari total 18 kabupaten/kota yang sebelumnya terdampak bencana, tujuh daerah kini dilaporkan sudah tidak lagi memiliki pengungsi, yakni Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.

Murthalamuddin menegaskan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus berupaya memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

“Distribusi logistik, layanan dapur umum, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh kebutuhan pengungsi dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.