Deli Serdang, kedanmews.co.id – Warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, digegerkan dengan penemuan seorang pria muda yang tewas mengambang di dalam sumur bekas tempat penyucian daging kurban, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Korban diketahui berinisial MA (23), warga Jalan Pancasila, Pasar VII Beringin. Tubuh MA ditemukan dalam kondisi sebagian terendam air, dengan posisi kaki terlihat mengambang ke permukaan sumur, sementara bagian kepala berada di dalam air.
Penemuan jasad MA bermula saat seorang warga yang tengah mencari ugat-ugat di sekitar lokasi melihat bagian kaki manusia muncul dari dalam sumur. Sontak, temuan tersebut membuat warga panik dan berteriak meminta pertolongan, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
“Melihat ada kaki mayat di sumur, dia langsung menjerit,” ujar Zul Fadli, warga setempat, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Setelah menerima laporan, Babinsa bersama warga segera mendatangi lokasi dan melakukan proses evakuasi dengan menggunakan tali. Saat jasad berhasil diangkat, sejumlah warga langsung mengenali korban sebagai penduduk setempat.
Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan Tim Inafis Polrestabes Medan, korban ditemukan dalam kondisi leher terikat tali tambang. Namun demikian, petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada tanda kekerasan. Memang dia ada riwayat sakitnya,” kata Zul Fadli, mengutip penjelasan petugas kepolisian di lokasi.
Informasi yang dihimpun, MA diketahui sempat berada di sekitar lokasi pada malam sebelum kejadian. Korban disebut sempat diusir oleh ibunya dan masih terlihat berkumpul dengan warga sekitar pukul 02.00 WIB dalam kondisi normal.
Berdasarkan perkiraan waktu dan kondisi jenazah, korban diduga meninggal dunia antara pukul 04.00 hingga 05.00 WIB. MA diketahui merupakan anak bungsu dari dua bersaudara dan berstatus sebagai anak sambung dalam keluarga tersebut.
Warga menyebut korban diduga memiliki permasalahan pribadi yang membuatnya beberapa kali keluar masuk lingkungan rumah. Dugaan sementara, faktor tersebut berkaitan dengan kondisi psikologis korban sebelum kejadian.
“Kondisi jenazah masih tergolong segar. Sudah dibawa ke rumah duka,” ucap Zul Fadli.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Sementara itu, Kapolsek Medan Tembung Kompol Ras Maju Tarigan belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.












