Hukum & Kriminal

Kapolda Sumut Tegaskan Perang Total terhadap Begal dan Narkoba, Instruksikan Tindakan Tanpa Kompromi

3
×

Kapolda Sumut Tegaskan Perang Total terhadap Begal dan Narkoba, Instruksikan Tindakan Tanpa Kompromi

Sebarkan artikel ini

Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto minta jajaran bertindak tegas terhadap kejahatan jalanan dan peredaran narkoba demi menjaga stabilitas keamanan Sumatera Utara

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto saat memimpin Apel Akbar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Belakang Mapolda Sumut dalam rangka penegasan pemberantasan kejahatan jalanan dan narkoba, Medan, Jumat (24/4/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist).

MEDAN, kedannews.co.id – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menegaskan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan dan peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara tanpa kompromi.

Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara di Lapangan Belakang Mapolda Sumut, Jumat (24/4/2026).

Dalam amanatnya, Kapolda menyoroti maraknya kejahatan jalanan seperti tawuran, kenakalan remaja, aksi begal, hingga balap liar yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

“Saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan, khususnya begal, tanpa kompromi,” tegasnya.

Kapolda menekankan bahwa langkah tegas tersebut diperlukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan serta menjaga rasa aman di tengah masyarakat yang kian terganggu oleh aksi kriminal jalanan.

Selain itu, Kapolda juga memberi perhatian serius terhadap peredaran gelap narkoba yang masih menjadi ancaman besar di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus diberantas secara masif dan berkelanjutan.

“Peredaran narkoba harus kita tekan sampai ke akar-akarnya. Ini bukan hanya tugas polisi, tetapi perang bersama seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kapolda turut mengingatkan potensi konflik sosial yang dipicu oleh penyebaran hoaks, provokasi, dan opini yang menyesatkan. Menurutnya, hal tersebut dapat memecah belah persatuan masyarakat jika tidak diantisipasi dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menekankan bahwa stabilitas keamanan tidak dapat terwujud hanya oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan langkah nyata dan tegas,” tambahnya.

Apel Akbar Sabuk Kamtibmas ini menjadi momentum konsolidasi seluruh unsur, baik Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat dalam menghadapi dinamika kamtibmas yang semakin kompleks.